Pelaku Pungli Diduga Penembak Polisi Diserahkan ke Orang Tuanya Sudah Jadi Mayat

Pelaku Pungli Diduga Penembak Polisi Diserahkan ke Orang Tuanya Sudah Jadi Mayat

CYBER88 | Labuhan Batu -- Pelaku pungli yang menembak oknum Polisi Bila Hulu Labura diserahkan keorang tuanya setelah jadi mayat, sehingga memicu kemarahan keluarga dan warga yang mengakibatkan macet panjang di Jalan lintas Sumatera (jalinsum).

Akibat panik dan marah, Masyarakat Kelurahan Gunting Saga Blokade Jalan Lintas Sumatera pada Sabtu pagi,(26/09/2020), Aksi massa tersebut protes atas Kematian ARM (29) yang diduga dianiaya oknum Polisi.

Menurut informasi dari warga disana, sebelumnya korban (ARM) merupakan terduga pelaku kasus pungli yang saat terjadi keributan mengakibatkan tertembaknya salah seorang Anggota Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhan Batu Sumatra Utara berinisial RS (40) saat menangani kasus kejahatan pungli.

Setelah aksi kejadian penembakan terhadap RS, korban bersama rekannya melarikan diri, hingga ARM diamankan oleh pihak Kepolisian di Siborong-borong, Jumat (25/09/20).

kemudian Beredar video saat korban diwawancari oleh pihak kepolisian saat dia diamankan dan didalam video tersebut kondisi korban masih terlihat sehat dalam rekaman Video itu, menurut orang tua Almarhum kepada Wartawan mengatakan, "ARM terduga pelaku pungli tersebut pada sabtu pagi dikabar telah Meninggal Dunia".

“Pagi polisi datang kesini untuk memberitahukan bahwa AR.M telah meninggal, apa yang menjadi penyebab kematiannya, aku pun tidak tahu, padahal aku Ayahnya”, kata orangtua kandung ARM.

Atas meninggalnya AR.M, pihak keluarga merasa keberatan dan akan menempuh jalur hukum, ”kami tidak terima atas permasalahan ini, kami tempuh jalur hukum,”  tambah Armen Marpaung orang tua Almarhum AR.M.

Selain itu Armen juga menambahkan bahwa, tadi malam ARM telah diamankan oleh pihak kepolisian di Siborong-borong dan telah diberitahukan kepada pihak keluarga.

Armen mengaku, "pihaknya  tidak menerima surat penangkapan terhadap AR.M. Armen juga mengatakan kalau anaknya sama sekali tidak memiliki riwayat penyakit", jelasnya mengahiri.

Menurut keluarga lain yang merupakan kakak kandung korban, yang bernama Kening Br.Marpaung mengatakan tidak terima atas kematian adiknya, merasa keberatan atas musibah yang menimpah adiknya, Kening juga menjelaskan kan, bahwa keadaan adiknya sewaktu di Siborong-borong masih sehat, ”seperti yang terlihat pada videonya saat tertangkap di Siborong-borong Adik saya masih sehat,” paparnya.

Pantauan Wartawan dilapangan, saat Ambulans dari Rumah Sakit Umum Lina, Aek Loba Kecamatan Aek Kuasan, Asahan, datang mengantar jenazah korban, keluarga korban dan massa tidak menerima jenazah tersebut, hingga Keributan pun terjadi dan akhirnya massa semakin banyak sehingga melakukan aksi pembakaran Ban di Jalan Lintas Sumatera, mengakibatkan kemacetan total Arus pengemudi kendaraan.

Ketika Kapolres Labuhanbatu AKBP. Deni Kurniawan. SIK.MH dikonfirmasi Wartawan  melalui Kasubag Humas AKP.Murniati.Rambe Via Handphon mengatakan,"seharusnya sore ini sudah diadakan konprensi pers, sehubungan karena dilokasi rumah Almarhum ARM terjadi bakar bakar Ban di Jalinsum, konprensi pers tersebut ditunda,” tegasnya.

Untuk pengamanan kata Murniati , Tim PJU Polres Labuhanbatu juga sudah turun kelokasi dan Satuan Personil sudah turun sebanyak 100 Personil ke TKP, “Jadi, kalau sudah kita buat Rilis nanti akan disampaikan kepada rekan pers,” ucap Kasubag Humas, menutup keterangannya. (Parlaungan/red)

Komentar Via Facebook :