Mahasiswa Hadang Gubernur Riau Syamsuar Usai Hadiri Acara Gebyar Melayu Riau di GOR Tualang, Kabupaten Siak Disaat Pandemi Corona
Gubernur Riau Syamsuar memakai kemeja kuning panjang, meninggalkan gedung GOR. (Foto Istimewa)
CYBER88 | SIAK -- Sejumlah mahasiswa hadang Gubernur Riau Syamsuar usai menghadiri kegiatan Gebyar Melayu Riau di GOR Tualang, Kabupaten Siak disaat pandemi covid-19 melanda, Kamis (29/10).
Dugaan Mahasiswa kegiatan ini ada unsur politik di balik acara tersebut,sebab Syamsuar merupakan Ketua DPD Golkar Riau dan salah satu politisi Golkar maju di Pilkada Siak, lagi pula acara ini dinilai tidak mengantongi izin dari Satgas Covid 19 Kabupaten Siak sehingga didatangi dan diprotes oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tualang (AMT) dengan membawa pengeras suara portable di lokasi acara.
Di lokasi acara sempat terlibat cekcok dengan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Riau, Chairul Riski, juga terlibat dialog dengan Pjs Bupati Siak, Indra Agus Lukman, para mahasiswa ingin mengetahui izin kegiatan yang digelar tersebut.
Tidak berapa lama para mahasiwa keluar dari ruangan dan menunggu Syamsuar yang saat itu terlihat akan keluar setelaj usai memberikan sambutan dan membaca puisi dalam kegiatan itu.
Saat keluar gedung, Syamsuar dikawal ketat oleh pengawal dan ajudannya dan dengan segera menuju serta masuk ke dalam mobilnya, karena pengawalan yang sangat ketat para mahasiwa terhalang dan tidak dapat berdialog dengan Syamsuar.

Ketika Gubernur berjalan ke arah mobilnya, Syamsuar sempat mengangkat tangan kepada mahasiswa dan wartawan dan menolak diwawancarai wartawan juga menolak berdialog dengan mahasiwa sembari masuk ke dalam mobil dinas.
"Maaf ya, Ini bukan acara politik, bukan acara politik," ucap Syamsuar.
Kemudian mobil dinas gubernur bergerak dan meninggalkan GOR, tampak raut wajah kecewa para mahasiswa atas perlakuan Syamsuar.
Kepala Diskominfotik Riau Chairul Riski mendatangi mahasiswa dan mengajak mereka untuk berdiskusi sambil menjawab pertanyaan mahasiswa di Loby gedung GOR tersebut, setalah selesai diskusi, Riski dan rombongan juga meninggalkan lokasi kegiatan acara itu.
Kapolsek Tualang AKP M Faizal Ramzani yang juga ikut hadir di acara tersebut bersama anggotanya untuk melakukan pengamanan, Faizal mengatakan, pihaknya di tugaskan hanya sebatas pengamanan.
"Kami hanya mengamankan, kalau masalah izin bisa konfirmasi ke Satgas (Covid-19) saja," kata Ramzani.
Kordinator Lapangan mahasiswa AMT Riko Saputra mengatakan, mereka melakukan protes terhadap kegiatan itu karena saat ini jumlah pasien positif Covid-19 masih sangat tinggi di Siak, Riko menilai, Syamsuar tidak konsisten menegakkan peraturan, apalagi sebagai Ketua Satgas Covid-19 Riau.
"Kalau pejabat membuat acara boleh, kalau masyarakat tidak boleh, makanya kami juga ingin tahu apakah acara itu ada izin dari Satgas Covid-19 atau tidak, setelah kami cek ke Satgas, ternyata panitia tidak mengajukan permohonan izin," ucap Riko dengan nada kesal.
Masih menurut Riko, acara tersebut jelas sangat bertentangan dengan Peraturan Gubernur Riau Nomor 55 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Propinsi Riau.
Acara itu juga dinilai tak sesuai dengan surat edaran Bupati Siak Nomor 415 Tahun 2020 tentang pemutusan mata rantai penyebaran Covid di Kecamatan Tualang.
"Kami khawatir akan ada klaster Covid-19 yang baru di Kecamatan Tualang dan tentunya akan menambah jumlah angka terkena Covid," ujarnya.
Dari data Covid-19 pertanggal 26-28 Oktober 2020 yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, jumlah pasien Corona mengalami penambahan dengan mencapai angka total positif 1.117, bahkan, lokasi acara tersebut di selenggarakan diTualang merupakan daerah penyumbang pasien corona terbanyak di Kabupaten Siak.
"Kami meminta gubernur untuk adil dan menjadi teladan, jangan memaksakan kehendak sehingga kami jadi curiga dan menduga agenda apa dibalik kegiatan-kegiatan yang digelar di Kabupaten disaat musim Pilkada ini," ucap Riko.
Di Pilkada Siak 2020, Golkar mengusung Said Arif Fadillah-Sujarwo dan saat ini Syamsuar adalah sebagai Ketua DPD I Golkar Riau, juga diusung partai penguasa yakni PDIP dan partai lainnya Gerindra.
Pasangan dengan jargon Pasangan Arif Sujarwo (PAS) itu digadang-gadang sebagai lawan berat pasangan petahana Alfedri-Husni Merza.
Sementara petahana diusung PAN, PKB, PPP, Hanura, NasDem serta 4 partai non parlemen yakni Berkarya, PKPI, Gelora dan Perindo.***


Komentar Via Facebook :