Kendaraan Oprasional Kecamatan Rancah Ciamis Diduga Hilang Tanpa Jejak
CYBER88 | Ciamis -- Suara sumbang dari masyarakat kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis terkait kendaran oprasional roda dua menimbulkan banyak pertanyaan.Jum'at (4/12/2029).
Berdasarkan keterangan dari beberapa sumber salah satunya dari Ujang (45) warga Kecamatan Rancah mengatakan bahwa "Kendaraan inventaris roda dua yang biasanya ada di lingkungan Kecamatan Rancah telah hilang dari mulai awal tahun 2020 dan sampai sekarang tidak jelas keberadaannya kata Ujang.
Padahal kendaraan tersebut dibeli memakai anggaran pemerintah, dan diperuntukan untuk pegawai yang bekerja di Kantor Kecamatan Rancah, kenapa sampai tidak ada?Lalu siapa yang harus bertanggung jawab??? Ungkapnya dengan nada penasaran.
Kasi aset daerah Kecamatan Rancah Ejot saat diwawancarai media cyber88 Kamis. (3/12/2020) menjelaskan, "Memang benar bahwa salah satu kendaraan roda dua jenis Honda GL 160 warna Biru nopol Z 5153 sedang ditelusuri keberadaanya.Ucapnya.
Kendaraan tersebut memang kendaraan oprasional pegawai Kecamatan Rancah yang berinisial DM, dan saya sebagai Kasi aset dikecamatan Rancah Kabupaten Ciamis telah berusaha memanggil yang bersangkutan (DM) untuk mengembalikan kendaraan tersebut.
Bahkan saya dengan Sekmat dan Camat sudah mencoba mencoba mendatangi rumah DM untuk meminta pertanggung jawaban dari pihak keluarga, agar kendaraan oprasional tersebut segera dikembalikan ke Pemerintahan Kecamatan Rancah.
Masih menurut Ejot,bahwa DM mulai jarang masuk ke kantor dari sekitar bulan pembruari 2020 hingga ahirnya dipanggil oleh BKKSDM Kabupaten Ciamis.
Ketika ditanya oleh media cyber88,sanksi apa yang akan diberikan kepada DM?Kalau mengenai sanksi bukan ranah saya,Silahkan kepimpinan saya pa sekmat atau pa Camat.Supaya Lebih jelas dan tidak salah dalam memberikan keterangan ungkapnya.
Menurut Budiaman, Sekmat Rancah Kabupaten Ciamis "Masalah kendaraan roda dua tersebut memang benar sampai saat ini belum diketahui keberadaanya dimana, karena DM sulit untuk ditemui.
Lanjut Budiaman,Pihak kecamatan sudah melayangkan surat panggilan secara resmi kepada DM supaya mengembalikan kendaraan oprasional tersebut.Namun sampai saat ini YBS belum bisa meneyerahkan kendaraan tersebut kepemerintahan kecamatan Rancah.
Bahkan dari pemerintah kabupaten ciamis telah keluar surat pemberhentian YBS sebagai ASN yang ditanda tangani oleh bupati Ciamis pungkasnya.
Atas kejadian tersebut banyak pihak yang menyayangkan atas Lamban nya penanganan pengembalian Aset(kendaraan Roda dua tersebut) yang dilakukan oleh pihak-pihak atau instansi terkait.
Padahal semua pihak tahu bahwa kendaraan tersebut tidak boleh seenaknya dipergunakan untuk kepentingan pribadi.
Kendaraan inventaris harus digunakan dan dimanfaatkan dalam aktifitas kerja dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan kepentingan yang tidak jelas manfaatnya bagi masyarakat.
Tapi kenapa,kendaraan yang seharusnya dapat digunakan untuk pasilitas pelayanan terhadap masyarakat,Ko malah tidak jelas keberadaanya dimana dan siapa yang akan bertanggung jawab. (SAMSU)


Komentar Via Facebook :