Proyek Irigasi Tanpa Papan Plang Diduga Asal Jadi
CYBER88 | Empat Lawang -- Saluran irigasi di kerjakan asal jadi yang merupakan sebagai sarana penunjang pengairan untuk memenuhi kebutuhan air di sawah dan merupakan hal yang tidak dipisahkan dari sebuah areal pertanian agar tanaman bisa tumbuh dan menghasilkan produksi tani sesuai dengan yang diharapkan, Kamis (17/12/2020)
Salah satunya bangunan irigasi yang berada di Desa Muara Danau, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, di temukan proyek Irigasi yang tidak mempunyai papan plang nama dan pengerjaannya asal jadi, sehingga masyarakat sekitar tidak mengetahui bangunan itu anggarannya bersumber dari mana, berapa dan jumlah volumenya dan dari hasil pantauan awak media yang melakukan liputan ke areal proyek irigasi tersebut ditemukan bangunan tidak menggunakan pondasi sepertimlayaknya bangunan irigasi.
Pengamat Konstruksi Yulizar menyampaikan tentang perkiraan volume bangunan yang tinggi lebih kurang 60cm, lebar atas 30cm, lebar lantai 50cm dan ketebalan lantai lebih kurang 4cm, tidak sesuai campuran material untuk semenisasi tanggul irigasi sehingga saat dikeruk pakai tangan sangat lembut bercampur tanah dan ditemukan beberapa tanggul irigasi terdapat kebocoran di sepanjang dinding tanggil irigasi tersebut.
"Dinding tanggul dan lantai irigasi jelas asal jadi dengan menggunakan volume yang tidak sesuai dalam adukan semen dicampur pasir, sehingga sangat rapuh dan gampang rusak," ujar Yulizar
Wazi, Kepala Desa Muara Danau saat dimintai informasi terkait bangunan tersebut, ia menjelaskan tidak mengetaui terkait proyek irigasi di desanya.
"Pembangunan saluran irigasi itu bukan menggunakan Dana Desa, saya tidak tahu tentang proyek irigasi tersebut," jelas Wazi.


Komentar Via Facebook :