Jalan Menuju Kawasan Wisata Cidayeuh Tertutup Longsor

Jalan Menuju Kawasan Wisata Cidayeuh Tertutup Longsor

(Lokasi longsor yang tengah diperbaiki)

CYBER88 | Cilacap - Bencana longsor kembali terjadi di Sumpinghayu Desa Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.Rabu. (1/6/2021).

Akses Jalan Desa yang berada di Sindangherang  Keduhandap Desa Sumpinghayu Kecamatan Dayeuhluhur menuju kawasan Wisata Cidayeuh dan Desa Cilumping, mulai hari Senin (4/1) tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda 2 maupun roda 4. Karena akses Jalan Tersebut tertutup material longsor.

Menurut Babinsa Desa Sumpinghayu Sertu Pujiarto mengatakan "Ada dua titik longsor disepanjang jalur Desa Sumpinghayu menuju Desa Cilumping Via obyek wisata Cidayeuh yang masih dalam 1 Desa, titik pertama yang terjadi di Sindangherang kedua di Keduhandap, Desa Sumpinghayu, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah "Ujarnya. 

Tebing panjang 10 - 15 meter dengan bahan bongkahan batu mengalami longsor dan menutup jalan sepanjang 30 meter dengan ketebalan bahan longsoran dijalan 3 meter. Selain itu dilokasi kedua dengan jarak 100 meter dari lokasi longsor pertama, jalanpun tertutup longsor dengan material tanah lempung.

Berdasarkan informasi dari Heru Ketua RW Keduluhur mengatakan "Pada hari Senin (4/1), mendengar suara gemuruh dan ternyata tebing disepanjang jalur Cidayeuh runtuh dan menutup jalan" .Ucap Heru.

Sementara menurut Sanen Kepala Desa Cilumping mengatakan bahwa "Jalan Sumpinghayu menuju Desa Cilumping Via Obyek wisata Cidayeuh memang Sisi kirinya tebing dengan ketinggian 10-15 dan kananya jurang yang sangat curam dengan ketinggian antara 20 sampai 30 meter, jadi kalau kami memaksakan menggunakan alat berat sangat rentan akan ada longsor susulan ”.Ujarnya

Kini Rabu.(6/1) Warga, Petugas desa, dari kecamatan dan dari Koramil / 17 Dayeuhluhur sedang melakukan pembersihan material longsor untuk membuka akses jalan.

Sementara itu berdasarkan informasi dari Danramil / 17 Dayeuhluhur Kapten Infantri Agus Wantoro berkata "Kalau akses jalanya besar kami akan mendatangkan alat berat, tapi jalanya kecil dan disisi kirinya tebing sangat tinggi yang rawan akan longsor jadi udah kami melakukan pengangkutan material secara manual" . (NARSONO S.Pd./MASTRIS)

 

Komentar Via Facebook :