Peletakan Batu Pertama Gedung Baru RSUD Sekayu
CYBER88 | Sekayu, Muba - Hanya butuh tiga tahun, diawal 2017 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu ter Akreditasi Paripurna ini terus menambah fasilitas pelayanan medis di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus berinovasi sehingga membuat warga Sekayu dan dari luar provinsi memercayakan pengobatan RSUD Sekayu.
Berdasarkan kepercayaan tersebut, awal 2021 Bupati Dr. Dodi Reza Alex Noerdin resmi menambah bangunan RSUD Sekayu. Dua bangunan baru empat lantai khusus untuk rawat inap dan penunjang medis, dengan menggunakan sumber dana PT SMI sebesar Rp. 151.122.905.000.
"Alhamdulillah hari ini secara resmi kita melakukan peletakan batu pertama gedung RSUD Sekayu, yang seyogyanya akan ditambah dua bangunan gedung empat lantai untuk gedung rawat inap dan penunjang medis," ungkap Dodi Reza di sela peletakan batu pertama pembangunan gedung RSUD Sekayu, Kamis (04/02/21).
Bupati Dodi menyampaikan pengembangan dilatari semakin meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan di Kabupaten Muba khususnya warga pra sejahtera di Sumsel yang memakai BPJS kelas III. Tekad Dodi yakni meski dirawat di kelas III warga harus mendapat pelayanan maksimal dan prima.
"Tercatat data terakhir di tahun 2020 kunjungan pasien rawat inap sebanyak 15.783 pasien, sedangkan untuk kunjungan rawat jalan sebanyak 77.154 pasien. Belum lagi pasien dari luar Muba dan luar Provinsi Sumsel, bukan hanya menyediakan pelayanan bagi pasien kelas I, tapi juga memberikan pelayanan terbaik untuk pasien kelas III, dengan kapasitas 75 kamar dengan total 180 bed atau tempat tidur pasien. Bahkan penambahan gedung rawat inap ini bisa menjadi solusi apabila nantinya terjadi lonjakan kasus, sehingga pasien kelas III bisa mendapatkan fasilitas kamar yang layak, peralatan dan sarana yang baik serta SDM yang mumpuni, sejak tahun 2018 menyediakan pelayanan cuci darah hemodialisa dan memfasilitasi operasi jantung terbuka, juga mempersiapkan diri untuk menjadi RS Pusat Jantung Terpadu serta menuju RSUD Rujukan Regional bagi empat kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan," terangnya.
Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba MARS menjelaskan, "penambahan dua bangunan gedung empat lantai RSUD Sekayu tersebut meliputi satu bangunan penunjang medis yaitu lantai 1 : ruang rekam medik dan farmasi, lantai 2 : laboratorium, lantai 3 : administrasi kantor, dan lantai 4 : ruang serbaguna, lobby, lift, tangga akses, dan tangga darurat, satu bangunan bisa menampung maksimal 180 kapasitas tempat tidur untuk 75 kamar, RSUD Sekayu juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa kabupaten/kota di Sumsel untuk masyarakat dengan memberikan pelayanan berobat," bebernya.
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah MARS menuturkan, komitmen Bupati Muba Dodi Reza untuk membenahi dan meningkatkan pelayanan medis atau rumah sakit bukan hanya di Sekayu saja tetapi hingga ke daerah pelosok.
"Jadi tidak hanya fokus dengan RSUD Sekayu, tahun 2020 lalu secara resmi juga bangunan RSUD di Bayung Lencir sudah selesai dan operasional yang juga menampung warga dari luar Provinsi Sumsel yakni Provinsi Jambi, semoga dengan upaya peningkatan fasilitas serta pelayanan medis di Kabupaten Muba ini dapat membuat warga Muba lebih dimudahkan serta selalu diberikan kesehatan," kata Azmi.
Lanjut Azmi, selain itu komitmen Bupati Muba Dodi Reza di bidang kesehatan terlihat dengan realisasi nyata pengalokasian anggaran sebesar Rp150 miliar untuk untuk BPJS Kesehatan warga Muba melalui program UHC.
Sementara itu Direktur Utama PT Citra Prasasti Konsorindo, Joko Adi Wibowo mengatakan, "proyek pembangunan gedung RSUD Sekayu ini akan menajadi barometer dalam pelayanan kesehatan.Menjadi motto kami untuk bekerja dengan baik dan jujur, kami ingin memberi karena dengan begitu akan membawa kita ke jalan benar dan pekerjaan diberkahi. Pekerjaan gedung RSUD Sekayu ini luar biasa, kami akan berbakti bagi masyarakat Muba dan kami rela dilaporkan jika kami ada melakukan kesalahan, dan pengerjaan nya akan rampung satu tahun ini," tukasnya.


Komentar Via Facebook :