Polda Riau Telah Mengantongi Identitas Pelaku Teror di Tiga Kediaman Tokoh Riau
CYBER88 | Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) sepekan ini tengah memburu otak teror pelemparan potongan bangkai kepala anjing di rumah Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan dan juga penyiraman bensin di rumah Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Nasir Panyalai. Jumat, (12/03/21).
Polisi juga mengaku telah mengantongi identitas yang diduga dalam dalam aksi tersebut. Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Effendi dalam konferensi persnya menjelaskan dalang aksi itu beridentitas J. Ia disinyalir sebagai pendana dan juga otak aksi teror tersebut.
Selain J, pihaknya juga memburu BI yang juga pelaku dalam aksi tersebut. Inisial para pelaku diketahui setelah Polda Riau berhasil membekuk 3 orang pelaku yakni Irwan, Didik dan Boy.
"Ketiganya kita tangkap di tiga lokasi berbeda. Ada yang di kantor LAM Kota Pekanbaru, Jalan Melur dan terakhir tadi malam di wilayah Kubang," bebernya.
Dari keterangan ketiganya, motif yang melatar belakangi aksi teror itu yakni berkaitan dengan Musdalub LAM Pekanbaru beberapa waktu lalu. Dimana para pelaku merasa tidak senang dengan keputusan dalam Musdalub tersebut.
Dimana Muspiduan terpilih menjadi ketua harian LAM Pekanbaru. "Mereka tidak terima sehingga mereka sempat memprotes dengan tujuan agar mereka tetap eksis berada di property atau aset yang ada di LAM Pekanbaru," bebernya.
Sebagai pengingat, aksi teror ini dilakukan pada Jumat (05/03) sekitar pukul 05.00 wib di rumah korban yang terletak di wilayah Sukajadi, Pekanbaru.
Selepas pulang sholat subuh, korban mengecek rekaman CCTV karena sebelumnya ia menemukan sebilah pisau di pintu rumahnya. Lalu anaknya melihat potongan bangkai kepala anjing di bawah pot bunga teras rumahnya.
Sementara di kediaman Nasir disiram bensin, karena Nasir dianggap memberi restu terselenggaranya Musdalub. Sehingga munculah nama-nama pengurus baru di LAM Riau cabang Pekanbaru.***


Komentar Via Facebook :