Mayoritas Ibu Rumah Tangga Menjadi Korban Investasi Bodong di Riau
(Ilustrasi Internet)
CYBER88 | Rengat - Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu (Inhu), Riau menyatakan korban investasi bodong bertajuk Get Trading mencapai 24.482 orang dengan total kerugian mencapai Rp.21 miliar.
Korban umumnya adalah IRT yang tak hanya di Inhu, tapi juga beberapa kabupaten kota di Riau, seperti Indragiri Hulu dan Dumai dan tersangkanya merupakan perempuan berinisial FS.
Menurut Kapolres Inhu, AKBP Efrizal, FS mengiming-imingi korbannya dengan keuntungan besar. Awalnya, para korban hanya diminta untuk investasi sebesar Rp.300.000 dan dalam beberapa menerima keuntungan sebesar Rp2,5 juta. Ternyata modus tersebut hanya untuk menggaet nasabah lebih banyak dengan investasi yang lebih besar dan uang nasabah baru digunakan untuk keuntungan member (anggota) lama.
"Tersangka menggunakan skema gali lobang tutup lobang. Tak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya," ungkap Efrizal, Selasa (9/3/21) di Rengat. Selain FS, polisi juga sedang melakukan penyelidikan terhadap 31 orang yang menjadi agen. Statusnya masih sebagai saksi.
Kini, FS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Inhu. Dari tangannya, polisi berhasil menyita aset berupa dua unit mobil dan membekukan rekening yang berisi uang Rp. 400juta. Ia dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.***


Komentar Via Facebook :