Pembangunan Gedung RANAP Puskesmas Muara Gembong Luput Dari Pengawasan Pihak PUPR

Pembangunan Gedung RANAP Puskesmas Muara Gembong Luput Dari Pengawasan Pihak PUPR

Cyber88, Bekasi - Buruknya konstruksi bangunan negara di kabupaten Bekasi tidak terlepas dari pengawasan pihak PUPR yang tidak berjalan dengan maksimal, seperti nasib bangunan lainnya yang sudah ada namun kualitas diragukan seolah pelaksana ada pembiaran melakukan kegiatan dengan leluasa tanpa memikirkan kualitas dan kuantitas bangunan.Seperti konstruksi bangunan Gedung Rawat Inap (RANAP) puskesmas Muara gembong, dari hasil penelusuran media Cyber88 dilapangan,vbanyak kejanggalan yang ditemukan seperti Gambar RAB yang tidak ditemukan dilapangan, sejatinya melakukan konstruksi bangunan tanpa Gambar merupakan kebobrokan besar dalam pembangunan.Bangunan RANAP yang di gadang-gadang bakal 3 lantai itu masih memakai manual dalam pengadukan semen, artinya pelaksana tidak berdasarkan mutu adukan yang sesuai perjanjian kontrak SPK dan RAB.Pihak pelaksana ketika diwawancarai (tidak mau menyebutkan namanya) dilapangan terkait progres pembangunan, dirinya berdalih hanya ditugasi sebatas urusan tenaga pekerja tukang dan tidak tahu persis akan progres pembangunannya, ada yang mengurusi dari pihak pelaksana kebetulan beliau tidak ada karena sedang melangsungkan pernikahan, ucap pria yang sehari-harinya mengaku sebagai sopir ambulans di puskesmas muara gembong. kalau urusan itu bukan saya bang,kelitnya.Seperti diketahui bahwa kegiatan pembangunan RANAP puskesmas muara gembong yang bersumber dari APBD kabupaten Bekasi tahun 2019,dengan Anggaran Rp.2.549.401.000.diprediksi baru progres 30% dan sudah berjalan 3 bulan dengan akhir masa kegiatan pertanggal 18-Desember-2019.pelaksana PT. Adik Abang Qanita Pratama,diduga melakukan pembagunan tanpa Gambar RAB.serta absensi pengawasan berkala oleh pihak PUPR tidak berjalan (Safari Bono)

Komentar Via Facebook :