Rendahnya Harga Jual Gabah di Kabupaten Mesuji Membuat Petani Mengeluh

Rendahnya Harga Jual Gabah di Kabupaten Mesuji Membuat Petani Mengeluh

CYBER88 | Mesuji -- Sejumlah petani di Mesuji lampung mengeluhkan rendahnya harga jenis gabah panjang basah yang saat ini hanya berkisar antara Rp 3.200 sedangkan jenis gabah bulat  Rp 2.800 per kilogram. Harga sebelumnya bisa mencapai Rp 3.500per kilogram. Petani berharap pihak terkait bisa segera turun tangan untuk segera menstabilkan harga kamis.

Salah satu petani asal Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji Lampung A (54) mengatakan, “rendahnya harga gabah di tingkat petani berlangsung sejak masa panen tiba pada awal 2021. 

"Kami berharap Bulog segera turun tangan ke petani untuk menstabilkan harga gabah sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP), "ucapnya pada Cyber88.co.id Kamis (8/4/2021)

(A) menyayangkan rendahnya harga ini. Pasalnya, tak sebanding dengan hasil biaya produksi pertanian. Dia mencontohkan lahan panen seluas 1.000 meter persegi miliknya mampu menghasilkan gabah sekitar 15 sak.

"Tapi ya itu tadi, harga tak sebanding, "ujarnya.

Anjloknya harga gabah, lanjut dia, disebabkan panen raya yang hampir serentak pada awal 2021di beberapa daerah kabupaten Mesuji Lampung termasuk di kecamatan Mesuji, mesuji timur dan rawajitu utara. 

Sementara untuk luasan panen pada Maret hingga April mencapai ratusan hektar. Lahan tersebut berada di Kecamatan simpang pematang, mesuji, mesuji timur dan rawajitu utara dengan produksi rata-rata 8,6 ton per hektare

Selain karena masa panen raya, anjloknya harga gabah ini juga karena Bulog belum melakukan penyerapan secara optimal ke tingkat petani. Agar hal ini segera teratasi, “Kata dia.

Di harapkannya Distanpangan segera melakukan langkah koordinasi dengan bulog dan Kodim 0426/TUBA untuk mensikapi panen raya padi dan rendahnya harga gabah di tingkat petani.

(A) berharap bulog segera melakukan langkah serap gabah (sergab) di lahan langsung milik petani atau kelompok tani.

”Jika bulog turun tangan setidaknya bisa membuat harga terangkat dan petani sedikit terbantu meski kami tahu musim panen menyebabkan pasokan melimpah dan harga cenderung turun,” Harapnya. [ei/ferri fs]

Komentar Via Facebook :