Aspirasi Salah Penerima, Pembangunan Jaringan Irigasi di Desa Pandansari Dihentikan
CYBER88 | Bogor -- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) berupa peningkatan jaringan irigasi di Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor Jawa Barat, baru berjalan sekitar 25% terpaksa dihentikan.
Hal ini terjadi lantaran adanya miss komunikasi antara dua kelompok tani yang sama-sama mengklaim bahwa program tersebut merupakan aspirasi dari anggota DPR-RI untuk kelompoknya.
Kedua kelompok tani tersebut adalah, Kelompok tani yang berada di RW 06 yang tengah melaksanakan program tersebut. Sedangkan satu kelompok lagi yakni kelompok tani yang ada di RW 05.
Kelompok Tani yang berada di wilayah RW 05 mengklaim bahwa itu anggaran P3-TGAI dari Aspirasi Dewan untuk kelompoknya. Ia meminta agar sisa uang diberikan kepadanya untuk pembangunan Irigasi di wilayahnya.
Begitupun kelompok tani RW 06 yang juga mengklaim itu merupakan aspirasi untuk kelompoknya. Bahkan pihaknya mengaku telah mengikuti Bimtek saat akan menerima anggaran tersebut.
Namun demikian, pihak kelompok dari RW 06 terpaksa menghentikan kegiatan dan menunggu keputusan dari pusat, apakah akan dilanjutkan atau dipindahkan ke lokasi lain.
Adang dari kelompok tani RW 06 mengatakan, "uang belum terpakai semua dan pembangunan terpaksa dihentikan, karena Ketua RW 05 mengklaim itu Aspirasi dari Dewan untuk kelompoknya.
(4).jpeg)
“Jadi saat ini uang saya kembalikan lagi ke rekening kelompok tani. Saya masih menunggu keputusan dari pusat, apakah akan dilanjutkan atau dipindahkan ke lokasi lain, "Ucap Adang, Senin (19/04/21).
Kata Adang, “Saya telah mengikuti Bimtek saat akan menerima anggaran tersebut, namun entah kenapa ada pihak yang mengklaim anggaran tersebut bukan untuk kelompoknya.
Sementara itu, Gugun, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) P3-TGAI menjelaskan, "pekerjaan akan dilaksanakan lagi setelah ada surat dari Kementerian. Kemarin ada miss komunikasi dengan Pemberi Aspirasi dan akhirnya yang Aspirasi diganti ditahap selanjutnya.
Insya Allah minggu ini akan dimulai setelah suratnya turun, “Kata Gugun.
“Yang Pandansari, lanjut Gugun, awalnya Aspirasi. Tapi karena salah sasaran dan pemberi aspirasi ga terima, akhirnya jatah aspirasi dipindah ke tahap berikutnya.
Dari Pemberi Aspirasi tidak ada nama kelompok yang ditunjuk, beda dengan Dewan yang lain, setiap memberi Aspirasi ada nama kelompok yang ditunjuk, “Jelas dia saat dikonfirmasi melalui seluler.
Lebih lanjut Gugun menjelaskan, "tidak salah, sebenarnya yang terpenting dari aspirasi adalah pembangunan. Lokasinya masih di Irigasi yang sama, hanya saja penerimanya bukan yang disiapkan. Jadi pemberi aspirasi ga terima kalau penerimanya pak Adang.
“Sementara pemberi aspirasi minta dananya diserahkan ke P3A yang Ia tunjuk, yang kemarin baru dibentuk, "ujar Gugun.
"Anggaran tidak bisa dipindah tangankan bgitu saja, karena sudah kontrak dan berkekuatan hukum, demi kemanan dana yang belum terpakai sudah dimasukkan kembali ke rekening kelompok, "Pungkasnya.
Untuk diketahui, P3-TGAI merupakan program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh perkumpulan petani pemakai air.
Dengan adanya program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil panen dan juga taraf kehidupan terutama dalam bidang perekonomian.
Bantuan ini keluar secara serentak di Kabupaten Bogor dan menyebar diberbagai wilayah dengan besaran nominal Rp.195.000.000.00. [ur]


Komentar Via Facebook :