Baru Sampai Rumah Seorang Mahasiswa di OKI Ditusuk Orang Tak Dikenal, Pelaku Kabur
CYBER88 | OKI -- Seorang mahasiswi di Ogan Komering ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan(Sumsel), baru sampai rumah langsung ditusuk memakai sebilah senjata tajam. Orang tidak dikenal itu menikamnya hingga 9 kali tusukan. Kejadian penikaman itu terekam di cctv yang terpasang.
Insiden yang menimpa Siti Saleha yang terekam cctv, viral setelah diunggah disebuah akun media instaqram.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju kaus lengan pendek berjalan menghampiri seorang wanita dengan membawa sebilah senjata tajam kemudian menikam korban.
Siti Saleha menjelaskan, emang ada di instaqram video dari cctv, yang salah satunya diunggah oleh akun @palembang_bedesau. Kata Siti saat dikonfirmasi media.
Pelaku itu menghampiri langsung menusuk saya hingga berulang kali dengan pisau yang dibawa pelaku, pelaku menusuk saya secara membabi-buta, “tutur dia.
Kata Siti, saat itu, saya langsung tersungkur tidak berdaya sembari memegangi perut. Sedangkan pria tersebut langsung berlari meninggalkan lokasi kejadian dimana saya ditusuk.
“Saya mengalami sembilan luka tusukan dan saya langsung dilarikan ke RSUD Kayu Agung untuk dapatkan perawatan.
"Kami sudah melaporkan insiden tersebut ke Polres dan berharap penuh sama penegak hukum agar pelaku segera ditangkap," pungkasnya.
Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kantindik 2 Satreskrim Polres OKI IPDA Rio Trisno mengatakan, benar, peristiwa itu terjadi pada (15/02) lalu, Jelas Rio ketika dikonfirmasi, Kamis (22/4/2021).
"Kami masih melakukan Lidik, baik secara manual maupun informatika dan pengejaran terhadap pelaku penusukan yang buron sejak kurang lebih 2 bulan lalu, "Ungkapnya.
Dijelaskannya, hingga kini polisi masih kesulitan menangkap pelaku, yang diduga kabur dan terus berpindah-pindah lokasi setiap minggunya.
"Personel di lapangan masih memantau pergerakan pelaku dan kita juga telah bekerjasama dengan beberapa anggota Polda," ulasnya.
"Sempat beberapakali terpantau terduga pelaku ini ada di daerah Empat Lawang, lalu berpindah ke Lampung, kemudian kabur lagi ke daerah Jawa," jelasnya, pelaku selalu berpindah tempat.
Kendati demikian, penganiayaan tersebut masih menyimpan misteri. Polisi menjelaskan peristiwa terjadi tanpa adanya sebab pasti.
"Kalau dari pengakuan korban tidak ada konflik apapun antara mereka berdua. Keduanya juga tidak saling mengenal, tidak berteman dan tak memiliki hubungan asmara,"
"Hanya saja mereka ini tinggal di kontrakan yang lokasinya berdekatan," jelas dia.
Diketahui sebelumnya terjadinya penusuk, pelaku ini bekerja sebagai karyawan penjual nasi goreng di Kota Kayuagung.
"Jadi cerita korban, bahwa dia merupakan pelanggan dan kerap berbelanja nasi goreng tersebut, "Tutur Rio.
“Kondisi korban wanita yang merupakan warga Mesuji tersebut saat ini sudah berangsur-angsur pulih, “Pungkasnya [ei]


Komentar Via Facebook :