Babak Belur, Dadang Buaya Berkelahi dengan Anggota TNI Usai Todong Nelayan
CYBER88 | Garut -- Terjadi pemukulan dan penodongan menggunakan senjata tajam di Pantai Sayang Heulang, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa barat.
Pelaku yang biasa dipanggil "Dadang Buaya" itu, usai memukuli dan menodong Jaka si nelayan, bertarung anggota TNI yakni Lettu. Arm. Saprudin.
Keterangan yang berhasil dihimpun, awal kejadian bermula ketika di pertigaan Pantai Sayang Heulang terjadi kesalahpahaman antara seorang warga bernama Jaka dengan pelaku, Dadang Buaya.
Sepulangnya Jaka dari menangkap ikan di laut, ia berpapasan dengan Dadang yang diduga dalam keadaaan mabuk dan hampir bertabrakan. Akhirnya, terjadilah insiden pemukulan dan penodongan menggunakan pisau belati kepada Jaka.
Merasa dianiyaya dan diancam, Jaka pun melaporkannya kepada Saprudin.
Selanjutnya, Saprudiin mendatangi pelaku ke Pantai Sayang Heulang dan menemui Dadang yang sedang menenggak miras.
Setelah bertemu, antara Saprudin dan Dadang terjadilah perkelahian. Saat berkelahi, datanglah Babinkamtibmas Desa Mancagahar untuk melerai.
Usai terjadi kesepakatan, kedua belah pihak akan menyelesaikan permasalahannya di Polsek Pameungpeuk.
Namun, Dadang Buaya dan rekanya ternyata mengejar dan menghadang Saprudin supaya berhenti di jalan dan memukul mobilnya.
Saprudin akhirnya mengamankan diri ke Koramil 1119/Pamengpeuk, Kodim 0611/Garut. Namun Dadang bersama rekanya mendatangi Koramil dengan membawa senjata tajam sambil memegang minuman keras.
Permasalahan tersebut saat ini masih dalam penyelesaian oleh Koramil 1119/Pamengpek dan Polsek Pameungpeuk. [koes]


Komentar Via Facebook :