Pemilihan Ketua Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR)

Pemilihan Ketua Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR)

CYBER88 | Bogor -- Guna menjaga marwah dan martabat Pers yang sedang teraniaya terciptalah pertemuan yang disebut Pertemuan Cibalung, yang bertempat di Katumbiri Hotel & Resto Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Kamis (29/06/2021).

Didalam pertemuan tersebut diadakan musyawarah dan mufakat bahwa terhitung hari ini Senin, (28/06) telah dilaksanakan pemilihan Ketua Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) yang baru secara aklamasi dan dipilih Alip sebagai ketua umum.

Pertemuan ini merupakan sejarah besar bagi AIPBR. Karena di pertemuan Cibalung telah melahirkan dan pengurus baru Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR).

Alip mengatakan bahwa "Untuk mendobrak Hegemoni segala jenis kegiatan Jurnalis dalam peliputan dan mengembalikan Marwah Jurnalis yang sudah teraniaya". ujar Ali.

 "Alhamdulillah Cibalung akan menjadi sejarah bagi AIPBR, Saya selaku jounalist Insya Allah siap mengemban amanah dari Rekan-rekan semua untuk mengangkat kembali mengangkat Marwah dan Martabat Insan Pers khususnya di Bogor dan umumnya di Indonesia", ucap Alip.

Masih menurut Alip, 
Adapun langkah pertama yang akan kami laksanakan dan komunikasikan nanti diruang aspirasi rakyat/DPRD dan Langkah-langkah hukum bagi perlindungan Pers yang ada di Bogor.

Konsentrasi kami sebagai pengurus AIPBR yang baru akan mengutamakan utamakan kedepan adalah Sinergritas denga. masyarakat, dengan berbagai Organisasi pers, Ormas dan LSM yang ada di Bogor.

AIPBR lahir dari keinginan bersama, guna menjunjung harkat martabat Wartawan dan LSM yang telah dilecehkan oleh Bupati Bogor, tentunya inilah yang menjadi salah satu penyemangat kami. 

Bagaimanapun kita harus tetap melaksanakan urun rembuk dengan Kawan-kawan semua, lalu setelah ada Win-win solution. Maka kita melaksanakan aksi damai ke gedung pemerintahan kabupaten Bogor, Namun ditengah kami melaksanakan aksi damai tersebut, Entah mengapa kami menjadi korban penganiayaan, dari salah satu aparat kepolisian.

Untung ada dari kesatuan Satpol-PP yang telah mengawal aksi damai kami, namun yang membuat kami heran disitu ada  Anderbo partai, Kami mempertanyakan tentang dimana letak keadilan yang sering didengungkan oleh pemerintah.

Karena menurut kami gedung DPRD kabupaten Bogor itu adalah milik rakyat dan aset Negara yang wajib kita jaga transparansinya dari  anderbo Partai, ada apakah? Anderbo partai disitu kapasitasnya apa, sehingga adanya Anderbo partai disaat kami melaksanakan aksi damai ini. Hingga terjadi penganiayaan terhadap salah satu Insan Pers yang sedang mengikuti aksi damai kami, imbuh Alip.

Alip menyatakan, "Pada hari Kamis kemarin (24/06) Kami sudah mengajukan surat ajuan kepada DPRD Bogor, prosedur ini kami lakukan sebagai sebuah  langkah aspirasif.

Kami tetap percaya DPRD adalah wakil rakyat dan kita berharap proses permasalahan ini tidak terlalu lama.

Adapun perihal surat  yang kami layangkan, yang isinya meminta kepada wakil rakyat agar mendengar aspirasi kami sebagai salah satu Rakyatnya, pungkas Livaber Owata.

Rahmad Hidayat Lubis sebagai Waketum memberi semangat kepada semua Jurnalis "Kita jangan terprovokasi dengan pancingan mereka karena di situ saya lihat ada bukti bahwa Wartawan yang menjadi corong Pemerintahan, Maju terus untuk berkarya dan selalu menjaga marwah kita sebagai Jurnalis yang Independen". berakhir. ( Ujang Rahmat.)
 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :