Pembelajaran Jarak Jauh di Kota Jambi Kembali Diperpanjang

Pembelajaran Jarak Jauh di Kota Jambi Kembali Diperpanjang

CYBER88 | JAMBI - ​Pemerintah Kota Jambi kembali memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh bagi siswa TK dan SD kelas 1 sampai 3. Kebijakan ini diambil akibat kabut asap yang membuat kualitas udara masih berada di kategori tidak sehat.

​Perpanjangan aturan tersebut tertuang secara resmi dalam Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 28 Tahun 2026. Keputusan ini ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada 13 September 2026.

​Langkah preventif ini mengacu pada panduan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai layanan pendidikan di daerah terdampak asap. Pemerintah daerah juga turut mempertimbangkan data pemantauan Stasiun Air Quality Monitoring System Provinsi Jambi.

​Indeks Standar Pencemar Udara di Kota Jambi terpantau masih menunjukkan fluktuasi yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, aspek kesehatan dan keselamatan para peserta didik ditempatkan sebagai prioritas utama kebijakan daerah.

​PJJ secara daring untuk tingkat TK dan SD kelas awal diperpanjang mulai hari ini tanggal 14 hingga 16 September 2026. Evaluasi berkala akan terus dilakukan sampai kondisi udara dinyatakan aman untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka.

​Siswa SD kelas 4 sampai 6 serta siswa SMP tetap diwajibkan mengikuti sekolah tatap muka seperti biasa. Kendati demikian, pihak sekolah diizinkan memperpendek durasi jam belajar guna mengurangi risiko paparan bagi para siswa.

​Siswa yang memiliki catatan riwayat gangguan kesehatan pernapasan atau penyakit penyerta diberikan kebebasan untuk mengikuti pelajaran secara daring. Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan ekstrakurikuler serta aktivitas luar ruangan di sekolah ditiadakan sementara waktu.

​Orang tua diimbau agar aktif memantau kondisi kesehatan anak serta membatasi aktivitas mereka di luar ruangan selama masa darurat asap. Sekolah pun diminta menjalin koordinasi intensif dengan Puskesmas terdekat jika ada siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

​Pemerintah Kota Jambi akan terus meninjau perkembangan situasi lingkungan dan siap mengambil kebijakan lanjutan jika kondisi memburuk. Masyarakat diminta untuk senantiasa mematuhi imbauan resmi demi keselamatan bersama di tengah kabut asap.(SW)

Komentar Via Facebook :