Mobilsati Tinggi Selama PPKM Darurat, Polisi Tutup Akses Masuk Kota Cirebon 24 Jam

Mobilsati Tinggi Selama PPKM Darurat, Polisi Tutup Akses Masuk Kota Cirebon 24 Jam

CYBER88 | Cirebon -- Kapolres Cirebon Kota Polda Jabar AKBP Imron Ermawan mengingatkan Kepada warga masyarakat, yang mungkin belum tahu, atau pura-pura tidak tahu atau memang tidak mau tahu. Saat ini Kota Cirebon  melaksanakan PPKM Darurat terhitung mulai tanggal 03 - 20 juli 2021 ke depan.

“Mohon warga masyarakat, turut serta mendukung dan mensukseskan serta mengawal bersama-sama turut serta terlibat dalam PPKM Darurat ini, “Harapnya

Bagaimana caranya? Dengan tetap tinggal di rumah, " Kata Kapolres Jumat (09/07/2021).

Kapolres mengungkapkan, mulai hari ini semua akses yang menuju ke Kota Cirebin akan ditutup.

"Mulai hari ini, akan saya tutup akses masuk dari luar kota ke dalam kota 1x24 jam yaitu Pos Penyekatan Kedawung, Pos Penyekatan Kalijaga dan Pos penyekatan Bakorwil. Ini untuk pos penyekatan PPKM Darurat yang berada di luar Kota Cirebon." Jelas Imron.

Tak hanya itu, Kapolres juga menyebut, lokasi penutupan PPKM Darurat akses masuk ke dalam kota Cirebondi  perempatan Gunungsari,  perempatan Latpri, perempatan Kejaksan, perempatan BAT, perempatan Ariodinoto, dan Jalan Tentara Pelajar.

Kata Imron, penyekatan selama ini hanya mulai jam 07.00 wib sd pukul 22.00 wib di tutup.

“Melihat situasi, arus dan mobilisasi masyarakat masih saja tinggi, baik pagi, siang, sore dan malam hari, maka mulai hari ini, saya berlakukan untuk di tutup 1x24 jam yaitu perempatan karanggetas, perempatan Perumnas, pertigaan penggung serta  pertigaan Kalitanjung, Tambah dia.

"Untuk itu dihimbau kepada masyarakat, untuk bisa patuh dan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini tentunya untuk menciptakan Kota Cirebon kota sehat, " Tegas dia

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menambahkan, Saat ini barier yang ada di pos penyekatan, mulai disusun dan di rapikan. Sehubungan banyak masyarakat yang tidak patuh pada peraturan PPKM Darurat.

Sudah jelas disekat dan ditutup tapi masih saja memindahkan barier, supaya bisa masuk, “Sesal Erdi.

“Kepada masyarakat yang memaksa hendak masuk ke kota Cirebon, wajib menunjukkan hasil PCR / antigen / Sweb dan Bukti Vaksin, “Katanya. [*jk]

Komentar Via Facebook :