Bank Emok Kembali Berulah di Sukamantri Garut Kota

Bank Emok Kembali Berulah di Sukamantri Garut Kota

CYBER88 | Garut - Petugas penagih utang dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Syariah, atau banyak disebut warga dengan istilah "Bank Emok", kembali melakukan tindakan tidak terpuji kepada nasabahnya yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) karena positif Covid-19. Rabu (21/7/2021).

Sebelumnya diberitakan aksi "Tagih Paksa" dilakukan petugas penagih PNM Mekaar Syariah itu terhadap warga di Desa/Kecamatan Cisewu, kini hal serupa dilakukan terhadap warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

Nasabah bernama Dini Anggraini, petugas penagih utang dari PNM Mekaar Syariah yang beralamat di Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul itu, tidak mengenal ampun dan terus menagih meski nasabah sedang tidak dalam kondisi baik karena tengah menjalani isoman.

Saya sudah beberapa kali meminta kebijakan untuk adanya penangguhan pembayaran cicilan utang, mengingat saya sedang isoman. Sepertinya petugas tersebut tidak mau memahaminya dan terus memaksa saya untuk membayar cicilan utang,” kata Dini 

Menurutnya, Dini sebagai ketua kelompok nasabah yang ditugasi untuk mengumpulkan uang cicilan utang dari para anggota kelompok. Karena dia sedang menjalani isoman, maka meminta kebijakan kepada pihak "Bank Emok" untuk sementara tidak menjalankan tugasnya.

"Namun jawaban yang didapat dari petugas PNM Mekaar Syariah tidak memberikan keringanan. Nasabah yang bernama Dini tetap harus membayar cicilan utang per minggunya, begitu juga pengolektifan bayaran cicilan utang anggota kelompok harus dilakukan, terang dia.

Merasa kesal dengan sikap petugas penagih (PNM), suami dari nasabah itu sempat mengatakan kepada penagih,  presiden juga ngasih intruksi bahwa kredit seperti ini bisa dipending satu tahun. Harus ada kebijakan katannya karena itu  diinstruksikan atasannya atau inisiatif petugas penagih sendiri, perkataan suami nasabah itu tidak diacuhkan petugas penagih. Bahkan dia tidak akan pergi dari rumahnya nasabah sebelum cicilannya dibayar. (ANDY).
 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :