Soal Penyanderaan Ijazah, Wali Murid SMAN 1 Pamarican Tuntut Sanksi Sesuai Permendikbud

Soal Penyanderaan Ijazah, Wali Murid SMAN 1 Pamarican Tuntut Sanksi Sesuai Permendikbud

CYBER88 | Ciamis - Menyikapi pemberitaan sebelumnya mengenai SMAN 1 Pamarican Diduga Tahan Ijazah Siswa yang Belum Lunasi Adminitrasi, menuai tanggapan segelintir pihak.

Ajat, salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Pamarican, Ciamis, Jawa Barat, menilai perkara ini harus dibuka secara gamblang. Menurutnya, perkara penahanan ijazah dengan dasar belum lunasnya administrasi, dirasa tak bermoral sebagai lembaga pendidikan.

“Setau saya, semua kegiatan belajar-mengajar harus dilakukan oleh pihak sekolah, apalagi saat-saat sekarang. Meski sekolah libur, guru PNS tetap mendapatkan gaji setiap bulan, uang tunjangan, dan tetap menerima sertifikasi dari negara," ungkapnya.

Lanjutnya, “Adapun pembiayaan yang kurang, bisa dibicarakan nanti. Jangan ada istilah ijazah ditahan oleh pihak sekolah, sesuai dengan Permendikbud nomor 14 tahun 2017.”

“Justru dengan adanya kejadian ini, saya sebagai masyarakat ingin tahu, kemana saja anggran-anggaran pemerintah? Seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Bantuan pemerintah pun bukan hanya itu, semuanya harus jelas,” ucapnya saat ditemui di kediamannya.

Salah satu orang tua murid kelas XI, inisial AS mengatakan, “Mohon permasalahan ini ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Bahkan, oknum yang menyalahgunakan wewenang dalam penahanan ijazah dan pengalokasian dana BOS, harus segera ditangani sesuai Permendikbud nomor 75 tahun 2016. Salah satunya dikatakan, bahwa komite berhak menggalang dana, namun bukan berarti memungut seperti yang terjadi di SMAN 1 Pamarican.”

Menyangkut penjelasan Juknis alokasi dana BOS dalam Permendikbud nomor 8 tahun 2020 dan nomor 6 tahun 2021, memancing pertanyaan bagi AS, “Mengapa masih harus memungut uang ke setiap siswa? Saya harap pers mampu mensosialisasikan aturan yang berlaku.”

Keluh kesah tersebut mendorong Cyber88 untuk mengkonfirmasikan kejadian ini ke pihak sekolah dan berhasil menemui Sodikin sebagai penanggung jawab dana BOS di SMAN 1 Pamarican. Sayang, bungkamnya Sodikin membuat kami (Cyber88) tak mendapati informasi apapun.

Komentar Via Facebook :