Ketua KKM Parigi Sebut Pemdes Ciburuy Akan Bantu Program Pamsimas 10% dari Nilai Anggaran, Ekbang : Tidak Masuk dalam Musrembang
CYBER88 | Bogor -- Desa Ciburuy merupakan salah satu desa di Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat yang tergolong rawan air terutama pada saat musim kemarau. Pada tahun 2021 ini, Desa Ciburuy mendapatkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, atau dikenal dengan sebutan Pamsimas yang merupakan pembangunan sarana air minum dan sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat
Penyaluran dana program Pamsimas yang bersumber dari APBN ini dilakukan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) langsung ke rekening Kelompok Keswadayaan Masyarakat KKM.
Budi ketua KKM Parigi mengatakan, jumlah anggaran yang diterima dalam program Pamsimas ini senilai, Rp.245juta. Pihaknya telah melaksanakan program tersebut dan sudah hampir rampung.
Menurutnya, dana tersebut sudah habis sehingga untuk penyambungan ke rumah-rumah warga hanya mengandalkan dana swadaya yang masuk dari warga. Kata Budi, sebelumnya pihak Pemerintah Desa menjanjikan dan sudah disepakati akan mengalokasikan dari APBDes sebesar 10 persen dari nilai yang diterima, namun hingga kini tak pernah ada.
Dana yang dari APBN yang Rp.245 jt semua sudah habis. Sekarang lagi jalan dana dari penyambungan masyarakat, ada masuk dana langsung di pasang pipa nyambung ke rumah, “Ucap budi pada Cyber88.co.id, Jumat (30/07/2021).
"Kan seharusnya 20 persen swadaya masyarakat dan 10 persen dari Pemerintah Desa Ciburuy dan itu sudah disepakati oleh pihak Desa. Mengenai pekerjaan program Pamsimas III Tahun 2021 yang dikelolanya saat ini sudah hampir mencapai finishing “Bak reservoir kami bangun di Kampung Kibaru RT 03 RW 06, "jelasnya.
Disisi lain Surahman selaku Ekbang Desa Ciburuy, saat ditemui Cybber88.co.id di kantor desa menyangkal adanya kesepakatan dari pihak Pemdes akan menganggarkan10 persen dari anggaran 245 juta.
"Desa tidak menganggarkan10 persen dari anggaran Pamsimas apalagi membuat kesepakatan dengan KKM akan menganggarkan 10 persen dari Rp.245 juta, karena adanya Program Pamsimas ini pertengahan tahun dan tidak termasuk dalam musrembang, "Terangnya. [ur]


Komentar Via Facebook :