Di Duga Minimnya Pemeliharaan Ruas Jalan Nasional Uekuli - Ampana Putus
Jalan Penghubung Dua Kabupaten Putus, 17 Jam Baru Bisa di Lewati R2 dan R4
CYBER88 | Poso - Curah hujan tinggi akibatkan ruas jalan nasional Uekuli - Ampana yang merupakan jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tepatnya di kilometer 316+000 Desa Podi Kecamatan Uekuli Kabupaten Tojo Una-Una terputus, akibatnya sejumlah kendaraan tidak bisa melintas sehingga selama 17 jam jalan tersebut bisa dilintasi. Minggu, (05/09/21).
Peristiwa putusnya jalan nasional ruas Uekuli - Ampana terjadi pada Sabtu (4/9/21) sekitar pukul 18.00 WITA di sebabkan tingginya curah hujan di wilayah Kecamatan Uekuli sehingga membuat antrian panjang bagi R2 dan R4 yang hendak melewati jalan tersebut.

Menurut salah satu sumber media ini yang juga warga Desa Podi, yang tidak mau di beritakan namanya ketika di konfirmasi via telepon seluler pada Minggu (5/9/21) mengatakan, "memang akses jalan nasional yang berada di Desa Podi, sering tidak bisa di lalui kendaraan R2 dan R4 bila curah hujan tinggi, di karenakan air meluap di badan jalan dengan ketinggian bisa mencapai satu meter.
Faktor utama di duga kurangnya perhatian dan pemeliharaan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulteng pada badan jalan yang telah tergerus serta kurangnya pengerukan jalur pembuangan yang telah tertimbun tanah dan pasir," tutup sumber.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Aditya dan Kepala Satuan Kerja (Ka.Satker) Wilayah III Endry z Djamal,ST.MT, ketika di konfirmasi via WhatsApp pada Minggu (5/9/21), fakta mengejutkan ialah Aditya telah memblokir kontak wartawan media ini, sementara Endry z Djamal,ST. MT memilih diam tanpa memberikan tanggapan.
Sementara Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (Ka.BPJN) Sulteng Muhamad Syukur, ketika di konfirmasi via WhatsApp diwaktu yang bersamaan mengatakan, memang benar jalan di ruas Uekuli-Ampana terputus yang di akibatkan banjir yang di sertai tingginya curah hujan di daerah tersebut, dan BPJN dengan sigap langsung mengambil tindakan.
"Langkah awal dengan memasang rambu-rambu peringatan dan setelah banjir surut, segera di lakukan upaya penanganan darurat agar ruas jalan tersebut kembali bisa di pungsikan.Ruas jalan Uekuli-Ampana terputus pada Sabtu (4/9/21) pukul 18.00 WITA dan baru bisa di fungsikan pada Minggu sekitar pukul 11.00 WITA," ucapnya.


Komentar Via Facebook :