Kasus Kematian Santri Ponpes di Prabumulih Kini Diselidiki Polisi
CYBER88 | Prabumulih - Seorang ibu rumah tangga berinisial MR (48) mendatangi Polres Prabumulih pada Selasa (7/9/21). Kedatangan warga Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir ini untuk melaporkan peristiwa meninggalnya anaknya, KLA yang diduga dianiaya di Pondok Pesantren yang ada di Prabumulih. Rabu, (08/09/21).
Dari keterangan ibu korban, MR mengatakan, anaknya sempat dirawat dua hari di Rumah Sakit Bunda, namun korban dinyatakan meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, pada Senin (06/09/2021) malam.
“Lebam di bagian wajah, telinga hingga perut. Saat dirawat hingga meninggal dunia belum ada pihak yang bertanggung jawab datang berkunjung, hingga anak kami semata wayang ini pergi selamanya,” bebernya, sedih.
“Sempat ada mediasi (pihak Pondok Pesantren), namun hingga sekarang tidak ada etika. Selaku orang tua, kami berharap kepada pihak berwajib segera diproses, biarlah hukum yang berbicara,” ucapnya lagi.
Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim Jajili,SH, M.Si membenarkan laporan tersebut.
“Kita sudah menerima laporan orang tua korban, untuk sekarang masih dalam proses penyidikan dan tim kita sudah meluncur kelapangan,” tukasnya.


Komentar Via Facebook :