Bangunan Inpres SDN Rengasdengklok Selatan VI Ambruk

Bangunan Inpres SDN Rengasdengklok Selatan VI Ambruk

CYBER88 | Karawang -- Bangunan Sekolah Inpres (Intruksi Presiden) SDN Rengasdengklok Selatan VI yang dibangun Tahun 1977 dan telah lama dikosongkan untuk tidak dipergunakan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Kini Senin (18/10) kisaran pukul 07:15 wib terjadi Ambruk. Ucap Rusta Anzela selaku Korwilcambidik Rengasdengklok.

Sebelumnya, sambung Korwilcambidik kepada cyber88.co.id, fisik bangunan tersebut telah diajukan atau diusulkan rehab melalui Disdikpora Karawang pada tahun 2018 dan pada tahun 2019 keluarlah draf untuk perehaban bangunan Inpres SDN Rengasdengklok Selatan VI dari Dinas PUPR Karawang,

Namun berhubung adanya sikon sebaran Covid-19, maka rehab bangunan Sekolah se Kabupaten Karawang dibatalkan.

Pasalnya, semua anggaran di refocusing untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan pertimbangan fokus pada keselamatan jiwa hingga Sekolahpun mempergunakan sistem online melalui Daring ataupun Luring.

Pada kesempatan tersebutpun, Rusta membeberkan bahwa selaku Korwil, selain telah berupaya mengajukan ke Disdikpora sebagai leading sektor pendidikan, juga mencari jalan lain dengan cara mengajukan melalui aspirasi Dewan untuk perehaban Sekolah,

"Dan Alhamdulillah dari sekian banyak yang mengajukan perehaban, sudah ada 6 Sekolah di Rengasdengklok yang sudah mendapatkan rehab bangunan Sekolah," tuturnya.

Ditempat terpisah Kepala SDN Rengasdengklok Selatan VI, Yeti Herawati melalui sambungan seluler mengatakan,

"Sejak adanya informasi dari tukang bangunan yang telah mengecek ke 3 ruang kelas tersebut, dimana kondisi material kayunya mengalami pengeroposan atau lapuk,

Yang dikhawatirkan roboh dan bisa memakan korban jiwa, maka sejak itu langsung menginformasikan kepada Korwilcambidik dan mengosongkan ruang kelas agar tidak dijadikan tempat untuk KBM."

Dengan adanya hal tersebut, pihak Sekolah telah mengajukan proposal perehaban ke Disdikpora, bahkan telah mengajukan melalui aspirasi Dewan, dan 1 dari 3 Rombel yang diajukan tersebut, telah roboh atau ambruk tadi pagi, Senin (18/10) sebelum adanya realisasi perehaban yang telah diajukan.

"Besar harapannya, bangunan yang ambruk tersebut bisa segera diperbaiki," pungkasnya. [Hys]

Komentar Via Facebook :