Proyek Rehabilitasi Selokan di Perumahan Bengkong Pertiwi Ditolak Warga

Proyek Rehabilitasi Selokan di Perumahan Bengkong Pertiwi Ditolak Warga

CYBER88 | Batam - Proyek pembangunan/rehabilitasi Drainase /selokan lingkungan Perumahan Bengkong Pertiwi RT.04/RW. 13, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam dengan nomor kontrak : 475/Kontrak/Fisik-DRI/Perkimtan-PK/APBD-BTM/IX/2021 dengan nilai kontrak Rp 533.538.415,00 dipertanyakan. Sabtu,  (30/10/21).

Kini proyek yang sedang dikerjakan oleh kontraktornya membuat sejumlah warga bakal mengklaim dan mempertanyakan kondisi volume proyek itu. Sebab, saluran sempit akan menimbulkan bencana banjir, khususnya dilingkungan warga Blok E4, G2 dan Blok G3.

Menurut Hotmardongan Situmeang (43) menyebutkan, sebagai penduduk RT.04 tepatnya Blok G3 nomor 20, merasa keberatan proyek Saluran Parit terlalu kecil apakah standar Spek (Bestek) seperti Itu.

“Kecemasan warga itu sangat beralasan, sewaktu-waktu curah hujan turun dari kediaman RT.04 yang posisi rumah diatas akan mengalir air bah menggenangi rumah yang posisinya terletak dibawah (Blok G3, dan Blok G2 ).  

Jelas hal itu mengundang permasalahan serius, karena dari awal dimulainya pekerjaan tersebut tanpa adanya koordinasi dengan warga," ucapnya dengan nada protes.

Kecaman serupa dari Thamrin Butar-butar dan Efrial, dengan tegas menolak. ‘'Kami sangat mendukung keberadaan proyek pemerintah yang bernilai plus-tambah buat masyarakat. Namun sangat menolak keras, jika ada proyek terkesan perencanaannya ambradul tentu akan membuahkan dampak buruk terhadap masyarakat,'’ ketusnya.

Selanjutnya Ketua RT 04 Parno, saat dimintai Wartawan CYBER88 keterangannya via ponsel, pada hari Sabtu, (30/10/21) membenarkan proyek dimaksud milik Perkim dananya bersumber APBD Pemko Batam tahun anggaran 2021.

"Maaf saya baru menjabat RT, jadi dalam pengajuan Musrenbang ketika itu bukan saya melainkan RT yang lama Syafrizal,”ujarnya.

Sementara itu Kadis Perakimtan Kota Batam Drs Eryudhi Apriyadin hingga berita dinaikkan belum bisa didapat keterangannya, terkait proyek ratusan juta tersebut. 

Saat kru bertanya keberadaan  Kadis ke kamtornya,  salah satu petugas Satpol PP menyampaikan pak Kadis sedang rapat dikantor Walikota.

Masyarakat setempat berharap kepada Walikota Batam Muhammad Rudi, agar proyek tersebut ditinjau ulang pelaksanaannya guna menghindari keresahan ditengah-tengah warga RT 04/RW 13 Bengkong Pertiwi. 

Komentar Via Facebook :