Pengamat Anggap Wawan Setiawan Layak Duduki Jabatan Kadis PUPR Karawang
CYBER88 | Karawang -- Banyak temuan BPK RI (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia) perwakilan Jawa Barat pada tahun 2020 di DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Karawang.
Seperti yang sempat dan terinformasikan ke publik, dimana terdapat sebanyak 82 paket pekerjaan yang menjadi temuan lembaga auditor milik negara tersebut.
Hal itu diketahui dipertengahan menjelang akhir tahun 2021. Padahal, seharusnya jika temuan tersebut tertuang dalam LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) diawal tahun, dan diwajibkan adanya penyelesaian dalam kurun waktu 60 hari. Seharusnya diawal tahun 2021 sudah selesai.
Menyikapi hal demikian, Akmal Tajudin yang sebelumnya meminta agar ada perombakan total di DPUPR Karawang, kembali berpendapat, dirinya menganggap bahwa ada sesuatu hal yang perlu menjadi bahan evaluasi Bupati.
"Setelah saya cari tahu dan menggali informasi, memang diduga kekurang optimalan fungsi pengawasan dari PA (Pengguna Anggaran) dan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), berkaitan dengan kegiatan proyek yang dilakukan oleh para kontraktor selaku pemborong," ungkapnya, Selasa (8/11/2021).
"Hal itu sangat nampak jelas dari hasil audit atau temuan BPK. Sehingga sampai ditemukannya 82 paket pekerjaan pada tahun 2020. Persoalan tersebut sangat bertolak belakang dengan predikat Kabupaten Karawang setiap tahun mendapat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).
Dan kalau terus dibiarkan, kemudian terjadi kembali ditahun 2021 sekarang, bisa mencoreng citra Bupati selaku pemegang predikat WTP," ujar Akmal.
Kemudian dirinya menyarankan, agar sebaiknya Bupati mengganti pucuk pimpinan DPUPR Karawang. "Bupati harus berani mengganti Kadis (Kepala Dinas) PUPR. Kalau tidak, tak menutup kemungkinan bisa terulang kembali. Karena saya memonitor, banyak ditemukan dugaan-dugaan pembangunan yang rendah kualitasnya, sehingga berpotensi menjadi temuan BPK kembali,"
Namun ketika disinggung, siapa figur pejabat yang pantas mengganti Kadis PUPR Karawang, Akmal nampak sedikit bingung. Tapi tak berselang lama, ia mengungkapkan,
"Kadis PUPR Karawang harus merupakan sosok serta figur pejabat eselon II yang tegas, memiliki prinsip untuk melakukan pembenahan dilingkungan dinas serta loyal terhadap pimpinan.
Sehingga tidak membuat malu dihadapan masyarakat. Sebab yang namanya temuan BPK ini jelas membuat malu Bupati, diamanati uang untuk pembangunan oleh rakyat, tapi malah terdapat banyak temuan."
"Kalau ditanya figurnya siapa, saya punya pandangan, sosok Wawan Setiawan yang saat ini menjabat sebagai Kadis LHK (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Karawang sangat pas untuk menduduki Kadis PUPR Karawang. Karena beliau yang saya tahu, orangnya tegas dan juga humble," jelas Akmal menutup statementnya. [Hys]


Komentar Via Facebook :