Jalan Poros Desa Pasirnagara ke Arah Banjar Terancam Putus Akibat Tergerus Air Sungai Cikembang, Masyarakat Berharap Adanya Penanganan Dari Pemerintah

Jalan Poros Desa Pasirnagara ke Arah Banjar Terancam Putus Akibat Tergerus Air Sungai Cikembang, Masyarakat Berharap Adanya Penanganan Dari Pemerintah

CYBER88 | Ciamis -- Jalan Poros Desa Pasirnagara  Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis ke arah Banjar terancam putus akibat tergerus air sungai Cikembang. Hal ini terjadi sejak Satu tahun ke belakang dan hingga saat ini belum ada penanganan baik dari pihak BBWS Provinsi ataupun pemerintah Pusat. 

Berdasarkan keterangan dudi, Warga Dusun Caringin RT 022/007 Desa Pasirnagara kepada cyber88.co.id, Selasa (23/11). Ia mengatakan, Akses Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan alternatif untuk menuju Cimaragas, Ciamis dan Kota Banjar bagi masyarakat Dusun Caringin, Desa Pasirnagara khususnya. 

"Pemerintah Desa Pasirnagara sudah beberapa kali mengajukan proposal ke BBWS Banjar, BPBD, PSDA Provinsi. Diawal tahun 2021, dari pihak PSDA Provinsi direalisasi bantuan berupa 100 Bronjong," ucap Dudi.

Agus, Kepala Dusun Caringin melalui sambungan seluler menyampaikan, Apa yang dikatakan masyarakat benar adanya, Pernah ada bantuan 100 Bronjong namun tanpa adanya anggaran untuk pembelian batunya. 

"Pernah dimusyawarahkan bersama masyarakat untuk pembelian batu secara swadaya. Namun disaat kondisi ekonomi seperti ini, masyarakat merasa keberatan jika harus patungan," kata dia. 

Lanjut agus menerangkan, dampak dari tergerusnya harim sungai Cikembang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat yang sawahnya berada dipinggir sungai tersebut. Bahkan, Sawah milik salah satu warga yang awalnya Luas 300 bata sekarang tinggal 7 bata akibat tergerus oleh aliran air dari sungai cikembang.

"Apalagi sekarang dimusim hujan sangat berbahaya, jarak antara bibir sungai dengan jalan. Paling tinggal sekitar 20 meter lagi, Adapun terkait Bronjong yang 100 tersebut, untuk sementara dititipkan dirumah pa kades Pasirnagara karena takut hilang," tandasnya.

Ditempat terpisah, Kusmana, sebagai Kades Pasirnagara secara singkat melalui pesan WhatsApp mengatakan, Benar, Bronjong yang 100 ada disamping rumah saya untuk sementara sampai saat ini.

"Nanti saya foto, Bronjong tersebut merupakan bantuan dari PSDA Provinsi yang belum bisa dipasang, karena masih bingung belum ada anggaran untuk pembelian batu sekitar 100 kubik,

Dulu pernah dibuat Proposal dengan kebutuhan panjang 200 meter kali tinggi 15 meter dengan Perkiraan total anggaran 1,4 Miliyar untuk kebutuhannya," ungkapnya.

"Sebagai kepala desa, Saya berharap rekan media Cyber88 bisa membantu untuk mengajukan anggaran terhadap pemerintah pusat atau pihak terkait.Karena masalah ini harus secepatnya ditangani untuk kebutuhan masyarakat dan tidak terputusnya jalan alternatif Poros tersebut," pungkasnya. [Samsu]

Komentar Via Facebook :