Esok, Koalisi Masyarakat Anti Mafia BUMN Laporkan Dugaan Korupsi Thohir Brother ke KPK RI
Boy Thohir (int)
CYBER88 | Jakarta - Nama Mentri BUMN Erick Thohir menjadi perbincangan hangat di beberapa media cetak. Selain prestasi, kali ini nama Menteri BUMN Erick Thohir terkenal akan sang kakak Boy Thohir. Senin, (06/12/21).
Dimana disebutkan kontrak di BUMN banyak merugikan BUMN, salah satunya adalah kontrak antara PT Rekayasa Industri dengan PT Panca Amara Utama (PAU) yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara sebesar Rp 2 triliun.
Kerugian tersebut disinyalir karena tidak melakukan pembayaran biaya proyek kepada perusahaan BUMN yakni PT Rekayasa Industri (Rekind). Hal ini terkait pembangunan proyek Pabrik Amonia Banggai di Kabupaten Luwu, Sulawesi Tengah.
Untuk diketahui, PT PAU sendiri dikendalikan PT Surya Esa Perkasa Tbk. (ESSA) di mana kakak Menteri BUMN Erick Thohir merupakan salah satu pemegang sahamnya.
Boy Thohir (BT) juga tercatat sebagai presiden komisaris PT PAU dan menurut BPK, PT Rekind berpotensi kehilangan kesempatan memperoleh pendapatan atas denda keterlambatan pelaksanaan pengadaan vendor sebesar USD 238,987.00.
Berdasarkan informasi tersebut, Koalisi Masyarakat Anti Mafia BUMN (BUMN Watch, LBH BUMN, Komite Anti Korupsi Indonesia, SERBU BUMN, Pasukan Tetap Jokowi) akan mengantarkan bukti bukti dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Thohir Brother (Erick Thohir & Boy Thohir) dalam kontrak antara PT Rekayasa Industri dengan PT Panca Amara Utama (PAU) yang akan melaporkan bukti dugaan korupsi tersebut pada Selasa (07 Desember 2021) bertempat di Gedung KPK RI sekira pukul 13.00 WIB - selesai.


Komentar Via Facebook :