Putri Mantan Anggota Polisi Militer Kena Bogem Mentah Batalyon Raider 631 Antang Saat Lakukan Harkamtibmas

Bripda Tazkia Nabila Supriadi, Polwan Palangkaraya Dianiaya Oknum TNI AD

Bripda Tazkia Nabila Supriadi, Polwan Palangkaraya Dianiaya Oknum TNI AD

Bripda Tazkia Nabila Supriadi Dianiaya Oknum Yang Mengaku Anggota TNI AD Saat Melaksanakan Patroli Harkamtibmas. (Twitter) (int)

CYBER88 | Palangkaraya — Jagat maya sedang dihebohkan dengan tagar #SAVEPOLWAN sejak Senin 6 Desember 2021 karena ada seorang Polwan di Palangkaraya yang dianiaya saat melaksanakan tugas oleh oknum yang mengaku anggota TNI AD.

Polwan tersebut bernama Bripda Tazkia Nabila Supriadi yang mendapatkan pukulan kepala bagian belakang dan luka memar ditangan sebelah kiri.

Unggahan dari akun Twitter @DtnIrayu mengupload sebuah kronologi kejadian pengroyokan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI AD hingga viral tagar #SAVEPOLWAN.

Diberitakan sebelumnya, Bripda Tazkia Nabila Supriadi mendapatkan penganiayaan oleh oknum TNI AD saat dirinya melakukan tugas sebagai Polisi.

Kejadian bermula ketika anggota Raimas melaksanakan patroli penegakan Protokol Kesehatan.

Patroli Harkamtibmas yang dilakukan di Jalan Kawasan Pameran Temanggung Tilung, Palangkaraya hingga pukul 01.00 WIB.

Usai menjalankan patroli Harkamtibmas, anggota Raimas melihat kerumunan di Jalan Tjilik Riwut KM 02 tepatnya di depan O2 Cafe and Sport Bar.

Karena kerumunan itu, Bripda Niko Laos Risky Marselino dengan menggunakan kendaraan R2 Suzuki DRX 200 cc dengan nomor polisi 14122 turun untuk melerai kerumunan yang ternyata perkelahian.

Namun ketika melerai, malah mendapatkan perlawanan orang-orang yang mengaku anggota dari Batalyon Raider 631 Antang.

Bripda Niko Laos Risky Marselino mendapat pukulan dibagian bibir dan kepala bagian belakang.

Tak hanya Bripda Niko, ada salah seorang Polwan bernama Bripda Tazkia Nabila Supriadi yang mendapatkan pukulan kepala bagian belakang dan luka memar ditangan sebelah kiri.

“Saya ga benci sama tetangga sebelah ya, tapi setidaknya bagi yang punya hukum tersendiri lebih menghargai sesama petugas. Dimana Polri bertanggung jawab atas Harkamtibmas yang seharusnya anda juga turut serta dalam sinergitas 3 pilar menjaga Kamtibmas itu sendiri,” tulis pemilik akun @DtnIrayu.

Sontak unggahan itu mendapatkan tanggapan dari Warganet.

“Tindak tegas oknumnya @tni_ad @Puspen_TNI” ujar akun @msha**

“Usut dan adili,” kata akun @pahle***

“Usut tuntas bagi keadilan seluruh rakyat Indonesia,” tulis @kabar***

“Oh ini yang heboh di Palangkaraya, polwan yang dikeroyok oleh belasan TNI batalyon di Palangkaraya,” tutur akun @cerew

Untuk diketahui, Bripda Tazkia Nabila Supriadi adalah putri dari Almarhum Kapten CPM Azan Supriadi yang dulunya bertugas sebagai Pasi Gakum Denpom XII/2 Palangkaraya yang meninggal dunia akibat kebakaran di rumah dinasnya di asrama Intel Jalan Tengkawang, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 2018 silam.

Dimana Kapten CPM Azan Supriadi meninggal dunia bersama seorang putrinya yang lain yang berusia 11 tahun bernama Najla Sari’ah dalam peristiwa kebakaran itu dan pada saat terjadi kebakaran, Bripda Tazkia Nabila Supriadi masih berusia 18 tahun. **

Komentar Via Facebook :