Ada Anggapan Pasien di-Covid-kan, Begini Tanggapan RSUD Kota Banjar
CYBER88 | Banjar -- Beredarnya kabar miring di kalangan masyarakat dan di media sosial perihal tudingan yang bilang kalau setiap pasien yang masuk rumah sakit (RS) akan di Covid-kan, membuat banyak yang merasa takut untuk membawa pasien ke Rumah sakit.
Hal itu tentunya cukup berdampak bagi masyarakat yang tanpa menyaring informasi dan juga Rumah sakit. Termasuk di wilayah Kota Banjar.
Saripin, salah satu keluarga pasien RSUD Kota Banjar merasa was was saat mau membawa istrinya ke Rumah Sakit. Pasalnya, saat dia membaca di medsos bahwa setiap pasein yang masuk rumah sakit akan di Covid kan.
“Saya merasa was - was membawa istri saya ke rumah sakit, Namun saat Istri saya dirawat di RSUD Kota Banjar mulai hari Jumat sekitar pukul 21.00 wib dengan masa kandungan 8 bulan, setelah melalui tahap pemeriksaan dokter. Baik cek kehamilan dan juga VCR, ternyata istri saya baik - baik saja, “ Ucap Saripin saat ditemui Cyber88.co.id Kamis (23/12/2021)
Artinya, Janin yang dikandung sehat. Begitupun dengan kondisi istri saya dinyatakan Negatif dari Corona. Saya baru percaya, bahwa ketika masyarakat yang tidak terpapar Covid 19 tetap saja dinyatakan negatif tidak seperti rumor yang beredar dimedsos. Berarti, kabar tersebut hanyalah Hoax dan tidak terjadi di RSUD Kota Banjar, “Katanya.
Ditempat terpisah. Purkon, Sebagai Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD Kota Banjar menyampaikan himbauan terhadap masyarakat Banjar ataupun luar Banjar untuk tidak percaya pada berita yang belum tentu benar.
“Kita jangan terlalu berlebihan percaya terhadap kabar yang belum tentu kebenaran sumbernya. Saya sebagai Wadir Pelayanan beserta seluruh jajaran Nakes akan selalu menjaga kepercayaan masyarakat dan mengutamakan keselamatan pasein beserta keluarga penunggu pasein dengan tetap mematuhi prokes, “Terangnya.
“Kami akan tetap terhadap komitmen sebagai pelayan masyarakat dan menjamin. Tidak akan ada pasein yang Negatif dari Virus Corona lantas diubah menjadi positif, hal tersebut hanyalah isu - isu yang berdampak terhadap ketakutan juga mengakibatkan kesehatan masyarakat jadi memburuk. Mari kita bersama - sama berdo'a, semoga Vandemi ini cepat berakhir, “Tandasnya.
Sementara itu, H.Ida selaku Humas RSUD Kota Banjar pun menyampaikan hal serupa, ia pun menyarankan juga untuk selalu mendekatkan diri pada Tuhan YME.
“Kesehatan pada diri kita, terkadang akan drop dengan mempercayai hal - hal yang belum pasti. Lebih baik, kita oftimis. Dengan terus mendekatkan diri kepada yang maha kuasa, makan teratur, jaga imun tubuh dan perbanyak minum air bening setiap hari, “Katanya.
"Ada aturan yang kuat sekali kapan pasien itu ditentukan atau didiagnosa sebagai Covid-19. RS harus melampirkan banyak sekali dokumen pendukung untuk menyampaikan bahwa pasien dinyatakan Covid-19," kata Ida. (Samsu).


Komentar Via Facebook :