Ketua JPKP Jabar Pertanyakan Kredibilitas Tim Teknis Pembangunan Jembatan KW 6

Ketua JPKP Jabar Pertanyakan Kredibilitas Tim Teknis Pembangunan Jembatan KW 6

CYBER88 | Karawang - Viral amblasnya jembatan KW 6 yang belum lama diresmikan oleh Bupati Karawang, dr Cellica Nurrachadiana yang didamping Sekda Karawang serta Kepala DPUPR Karawang di Media mainstream dan Sosmed (Sosial Media) Facebook, membuat Ketua JPKP Jabar angkat bicara.

Dalam keterangannya, Endang Suryana yang akrab disapa Endang Nuvo selaku Ketua JPKP (Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah) Jawabarat mengatakan kepada CYBER88 bahwa

"merasa miris atas kejadian amblasnya jembatan KW 6 yang menelan anggaran Milyaran rupiah dan baru saja diresmikan dan dibuka, namun harus ditutup kembali dengan adanya kejadian amblasnya jembatan tersebut." Ungkapnya, Minggu (16/01/2022)

Endang menilai, atas terjadinya hal itu, diduga adanya kecerobohan dari pihak kontraktor, maka dari itu, ia juga mendesak aparat penegak hukum harus cepat bertindak, untuk memeriksa fisik dan semua dokumen tentang pekerjaan tersebut. Cocokan, spek atau RAB nya, apakah sesuai tidak dengan apa yang telah dijalankan hasil pekerjaan oleh kontraktor jembatan KW 6 tersebut.

"Kami dari DPW JPKP Jawabarat  berharap, pihak aparat penegak hukum segera memeriksa kontraktornya dan pihak dinas PUPR, terutama bagian perencanaannya. Ini uang negara loh, jangan sampai dibiarkan begitu saja. Anggap saja buat pembelajaran bagi pihak Dinas dan para kontraktor, agar jangan main-main dengan uang negara. Dan saya meyakini, andaikan benar ada ahli teknisnya, tidak mungkin terjadi seperti ini"  tegasnya.

Pihaknya juga (JPKP Jawabarat.red) mengapresiasi pihak media yang dengan cepat mempublikasikan adanya hal tersebut, sehingga, masyarakat pengguna jembatan KW 6 bisa berhati-hati saat melintasi jembatan KW 6 yang mengalami amblas tersebut.

"Untungnya Media cepat mempublikasikannya, sehingga masyarakat pengguna jembatan KW 6 tersebut lebih cepat tahu dan berhati-hati ketika akan melintasi jembatan tersebut yang bisa saja ambruk secara tiba - tiba." Pungkasnya. (Hys)

Komentar Via Facebook :