Duh, Bendera Sudah Usang dan Robek masih Terpasang di Depan Kantor Desa Purwasari dan Sindangasih

Duh, Bendera Sudah Usang dan Robek masih Terpasang di Depan Kantor Desa Purwasari dan Sindangasih

CYBER88 | Ciamis -- Bendera Merah Putih yang kondisinya sudah usang dan robek masih saja dibiarkan berkibar di depan Kantor Desa Purwasari dan Sindangasih Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Nampak kondisi dari warna bendera merah putih sudah itu, selain sudah pudar juga robek. 

Hal tersebut diketahui saat Cyber88.co.id mau melakukan Konfirmasi terkait adanya biaya program PTSL yang melebihi ketentuan SKB tiga menteri di dua desa tersebut.

Adanya kondisi bendera merah putih seperti itu, sangat disayangkan oleh warga. Bendera pusaka tersebut seolah terabaikan dan tak menggantinya dengan yang baru.

"Kami prihatin melihat bendera merah putih dalam kondisi seperti itu masih berkibar. Selain warnanya sudah pudar, juga sudah robek, "Ucap Agus salah satu warga Banjarsari pada Cyber88.co.id Kamis (3/2/2022).

Ia berharap, bendera merah putih yang sudah usang segera diganti. Setidaknya untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan.

"Generasi sekarang wajib menghormati jasa para pahlawan, salah satunya menghormati bendera merah putih, "Kata dia.

Dede Kuswanto Kepala Desa Purwasari, mengaku baru tau kalau bendera yang terpasang didepan kantor desa dalam keadaan kusam dan robek.

"Terimakasih sudah diingatkan oleh rekan - rekan media, Ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya saat Konfirmasi PTSL.

Saat menyambangi Kantor Desa Sindang asih, Plt Kepala Desa sedang tidak ada di Kantornya lantaran sedang sakit.

Terkait bendera merah putih yang sudah usang dan robek Egi Sudrajat salah satu Aktivis Ciamis merasa miris dengn pernyataan Kepala Desa yang baru mengetahui. Menurutnya, berarti kepal desa tak rutin memeriksa kondisi bendera pusaka.

Ini tentunya sangat memprihatinkan, padahal anggaran dana desa berjumlah ratusan juta tidak. Namun seperti tak mampuh menyisihkan untuk mengganti bendera yang harganya tidak seberapa, "Cetusnya. 

Perlu kita ingat, para pahlawan kita dahulu. sampai berdarah - darah, bahkan menaruhkan nyawa dalam perjuangan untuk kemerdekaan. seharusnya, kita menghargai lambang kebesaran sang saka merah putih, "pungkasnya. (Asep Tarsa)

Komentar Via Facebook :