Arus Wado- Sumedang Diberlakukan Sistem Buka-Tutup Akibat Longsor di Ganeas

Arus Wado- Sumedang Diberlakukan Sistem Buka-Tutup Akibat Longsor di Ganeas

CYBER88 | Sumedang -- Hujan deras dengan intensitas tinggi dan lama, mengakibatkan tebing yang berada di tepi jalur Sumedang - Wado longsor.

Longsornya tebing yang berada di Desa Cikoneng Kulon Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang, berdampak arus lalulintas Sumedang-Wado diberlakukan buka tutup.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Sumedang, Asep Ramdani menyampaikan bahwa longsor tebing yang dengan ketinggian kurang setinggi 5 meter dan panjang 10 meter tersebut, terjadi karena hujan yang deras dan durasi yang lama.

Kata dia, tepat di bawah jalan Provinsi tersebut juga terdapat gorong-gorong saluran air.

“Jadi karena intensitas air dari perumahan yang berada di seberangnya cukup besar, ditambah getaran kendaraan yang melintas baik ke arah Wado maupun ke Sumedang, sehingga terjadi longsoran,” kata Asep.

Menurut Asep, BPBD Sumedang telah berkoordinasi dengan pihak PUPR Provinsi maupun PUTR Kabupaten Sumedang, karena dikawatirkan terjadi longsoran susulan di lokasi tersebut.

“Posisinya rentan sekali terjadi longsoran, karena daerah tersebut Kerap dilintasi kendaraan baik kendaraan ringan hingga sedang. 

Untuk itu, kami juga telah berkoordinasi dengan Dishub dan pihak kepolisian. Dan disana dilakukan sistem Buka Tutup,” ujarnya. (UY)

Komentar Via Facebook :