HMI Badko Jabar Tolak Kemungkinan Indonesia Membuka Hubungan Diplomatik Dengan Israel

HMI Badko Jabar Tolak Kemungkinan Indonesia Membuka Hubungan Diplomatik Dengan Israel

CYBER88 | Bandung -- Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jawa Barat, Firman Nasution, heran delegasi Israel bisa menghadiri acara Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Nusa Dua, Bali.

Menurutnya, Indonesia seharusnya tidak memberikan visa kepada dua anggota Parlemen Israel (Knesset), Avi Ditcher dan Nira Sphak, untuk menghadiri sidang tersebut. 

“Kehadiran dua angggota Parlemen Israel di Bali menggambarkan bahwa indonesia tidak memiliki sikap yang tegas terhadap negara imperialis yang menajajah Palestina,” tegas Firman, Kamis (24/3).

“Kita lihat masa lalu bagaimana sikap tegas Soekarno, tahun 1962, menolak kedatangan kontingen Israel dalam Asian Games IV. Apalagi sampai saat ini Indonesia masih tetap melihat Israel sebagai negara imperialis, penjajah,” ujarnya. 

Kami prihatin bahwa Indonesia tidak sanggup tegas dan konsisten melawan imperialisme ditengah situasi Israel yang menyerang Masjid Al-Aqsa, tambahnya.

Lebih lanjut Firman mengingatkan agar Indonesia bisa bersikap tegas kepada Israel.

"Himpunan Mahasiswa Islam Badko Jawa Barat akan tetap dan terus berada untuk bersolidaritas terhadap rakyat Palestina dan mengecam imperialis Israel," kata dia.

Selanjutnya, Hilman Al-Azmi Khadafi selaku Wakil Sekretaris Bidang politik dan Demokrasi HMI Badko Jawa Barat menambahkan, “Kami berharap generasi penerus bangsa Indonesia bisa meneladani sikap Bung Karno yang dikenal selalu membela perjuangan bangsa-bangsa tertindas dan juga gigih melakukan pembelaan terhadap perjuangan bangsa Palestina.” [RM]

Komentar Via Facebook :