Pembukaan Bulan Maria, Ratusan Umat Katolik Gelar Misa di Teluk Dalam Kep. Riau.
Seorang anak kecil yang berdoa di depan patung Bunda Maria, awal mula memasuki Bulan Maria bagi umat Katolik (int)
CYBER88 | Bintan,- Ratusan umat Katolik menghadiri pembukaan bulan Maria di Teluk Dalam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (1/5/2022) pagi.
Pembukaan ini merupakan momen rutin yang dilakukan saat umat Katolik saat menyambut bulan dan menutup bulan Maria yang merupakan Ibu dari Tuhan Yesus.
"Selama satu bulan ini, kita fokuskan hati dan doa kepada Bunda Maria" ucap Romo Pramodo disela-sela memimpin Misa.
Dalam khotbah yang dibawakan oleh Romo Norbert, ia menceritakan sosok Nogo Ema.
Dimana Nogo Ema dalam cerita rakyat asal Kabupaten Ende Lio, Nusa Tenggara Timur ini rela mengorbankan dirinya demi kepentingan orang banyak, sebagaimana yang dialami oleh Bunda Maria saat itu.
Pada kisah itu, masyarakat dihadapkan dengan kesulitan dan kekeringan, sehingga Nogo Ema menawarkan dirinya untuk menjadi tumbal agar masyarakat dan saudaranya tidak kesulitan lagi.
"Nogo Ema mau berkorban untuk tubuhnya di potong menjadi 7 bagian dan di tanam ke seluruh kebun. Awalnya saudaranya tidak mau (menolak, red) namun tetap terjadi. Setelah dilakukan, keesokkan padi menguning lalu panen" jelasnya.
Dari kisah yang disampaikan, Romo Norbert, ia menilai keteladanan Nogo Ema yang bisa ditiru adalah cinta kasih yang dilakukan dan pengorbanan kepada sesama.
"Kesediaan nogo Ema mendatangkan berkah. Dia (Nogo Ema) tidak egois dan mau berkorban untuk sesama" pungkasnya.
Hal itu diyakini merupakan sifat yang juga dilakukan oleh Bunda Maria semasa hidupnya.
Disamping itu, R Sembiring, salah satu umat mengaku bersyukur bisa ikut serta dalam misa ini. Mengingat sejak pandemi Covid-19, aktivitas rutin ini tidak bisa diikuti olehnya.
" Sudah 2 tahun lebih tidak ikut, karena kita takut kan (Covid, red).Tapi puji Tuhan hari ini bisa merayakan momen pembukaan bulan Maria disini" sebutnya.


Komentar Via Facebook :