Peringati HGN dan HUT PGRI di Stadion Wibawa Mukti Presiden Batal Hadir Kemendikbud, Janjikan Reformasi Pendidikan
CYBER88, Bekasi - Memperingati Hari Guru Nasional Dan HUT PGRI di stadion Wibawa Mukti Kabupaten bekasi,tidak dapat dihadiri presiden RI Ir. Joko Widodo (sabtu30/11/19)
Dari persiapan pengamanan sebelumnya dilaporkan Pada Selasa (19/11/2019) pihak panitia sudah melakukan rapat koordinasi dengan kepolisian fokus kehadiran Presiden RI dan standar pengamanannya,untuk mekanisme pihak keamanan dari Kepolisian dan panitia sudah melakukan Rapat Pengamanan untuk teknis SOP. pengamanan Presiden.
Dihadiri 35.000 Guru yang hadir
[caption id="attachment_3274" align="alignleft" width="1040"]
Gambar : Ketua Persatuam Guru Republik Indonesia - Unifah Rosyidi[/caption]
dalam acara ini mewakili seluruh Guru se Indonesia,terlihat dari berbagai daerah,Turut hadir Menteri Pendidikan Nadiem Makarim,Gubernur Jawa barat Ridwan Kami,Serta Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Unifah Rosyidi dalam petikan sambutannya,menyampaikan perhatian khusus dari pemerintah pusat daerah didalam meningkatkan kesejahteraan guru,serta mengharapkan adanya peningkatan sertifikasi guru,karena secara keseluruhan sertifikasi guru masih diangka 52%,masih banyak guru yang belum mendapatkan sertifikasi,PGRI berkomitmen didalam memajukan pendidikan indonesi,dan siap berkoordinasi dengan pemerintah dalam upaya membangun Pendidikan ke arah yang lebih baik.
Menteri Pendidikan Nadiem Makarim"dalam sambutannya,berjanji akan melakukan reformasi pada Pendidikan,serta penyederhanaan kurikulum dan Perbaikan sistem Tunjangan,disebabkan belum maksimalnya sistem pendataan guru disetiap daerah.dan mendorong perubahan paradigma pendidikan yang akan di mulai dengan reformasi pada reformasi pendidikan,disela-sela sambutannya Perwakilan Guru Menyematkan baju khas PGRI kepeda menteri Pendidikan. (Safari Bono)


Komentar Via Facebook :