Status Facebook Viral, Puskesmas Kutawaluya Angkat Pendapat

Status Facebook Viral, Puskesmas Kutawaluya Angkat Pendapat

CYBER88 | Karawang - Adanya status Facebook group INFO KUTAWALUYA milik akun Bhoris PI yang mengatakan, "Mun gering parah mah modar manten...

Menta rujukan tie Puskesmas Kutawaluya.
Te d respon da Ku sabab tanggal merah...
Ark tanggal merah ark tie peuting... Eta nggz tugas Atawa ka wajibkan... Kudu bisa melayani..... Karunya ka jalmi NU susah okos kuring... Kudu nungguan isukan.....
Robah Tah aturan... "

Jika diartikan kedalam Bahasa Indonesia "Jika sakit parah keburu mati... Minta rujukan dari Puskesmas Kutawaluya tidak direspon dikarenakan tanggal merah... Mau tanggal merah mau malam... Itu udah tugas atau kewajiban... Harus bisa melayani..... Kasihan ke orang susah seperti saya... Harus nunggu besok..... Rubah tuh aturan..."

Yang sudah dibagikan sebanyak 15 kali membuat Puskesmas Kutawaluya, Kecamatan Kutawaluya, Karawang - Jawabarat melalui Siti Rohmah selaku Perawat yang tugas jaga, Senin (16/05/2022) di Puskesmas Kutawaluya angkat bicara.

"Perihal pasien tersebut sebetulnya datang mau melakukan test Laboratorium, berhubung libur maka diinfokan bahwa untuk saat ini tidak ada pelayanan untuk test Lab, dan pasien tersebutpun tidak ada bahasa minta rujukan," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Pendi yang akrab disapa Pepen selaku Security Puskesmas Kutawaluya pun membenarkan kedatangan pasien yang membuat status di group Facebook INFO KUTAWALUYA tersebut datang untuk test Lab. Tidak ada bahasa dari pasien minta rujukan. Tegasnya.

Pepen menambahkan, "Dari informasi yang diterima, bahwa pasien tersebut yang menulis status di group INFO KUTAWALUYA dengan akun Bhoris PI ini merupakan warga dari Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya, Karawang - Jawa Barat. Tandasnya.

Hingga berita ini dipublikasi, pemilik akun Bhoris PI belum bisa ditemui untuk konfirmasi klarifikasi perihal statusnya di Facebook group INFO KUTAWALUYA dan Kepala Desa Kutakarya, H Hendri pun belum bisa memberikan keterangan perihal benar tidaknya pemilik akun tersebut warganya. (Red/HYS).

Komentar Via Facebook :