Miris!!! Bangunan SD Swasta Bujung Dewa Nyaris Ambruk, Tak Ada Perhatian dari Pemerintah

Miris!!! Bangunan SD Swasta Bujung Dewa Nyaris Ambruk, Tak Ada Perhatian dari Pemerintah

CYBER88 | Tubaba -- Fasilitas sekolah merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan di lembaga pendidikan di Indonesia. Pasalnya, fasilitas sekolah peranannya sangat penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk mencetak generasi yang mampu bersaing dimasa depan.

Tempat peserta didik menimba ilmu, haruslah memberikan rasa aman dan kenyamanan pada anak didik saat belajar.

Namun, di beberapa sekolah tertentu, fasilitasnya masih belum ikut berkembang dengan kemajuan teknologi. Bahkan masih banyak fasilitas sekolah yang jauh dari kata layak. Seperti di salah satu Sekolah Dasar yang ada di wilayah Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). 

Sekolah Dasar Swasta Bujung Dewa nyaris ambrol, bahkan ada satu gedung yang sudah runtuh. Namun, kondisi seperti ini seolah tidak ada perhatian dari dinas terkait.

Pada saat awak media melihat setiap ruang kelas terdapat banyak lubang di atas plapon gedung yang membuat anak didik dihantui rasa cemas dan takut kalau kalau plapon tiba-tiba ambrol.

Seperti diungkapkan, TK, salah satu anak didik di sekolah tersebut yang mengaku selalu dihantui rasa takut saat sedang belajatlr di ruangan tersebut.

"Keadaan sekolah ini sangat memprihatinkan, dan kami selalu dihantui rasa takut kalau sewaktu waktu atas ambrol, "ujarnya.

Hal ini pun dibenarkan oleh Obet siswanto, Kepala Sekolah tersebut yang kerap mendapatkan keluhan dari siswa didik dan berharap adanya perhatian dari Pemerintah.

Ia menyebut, bahwa guru guru sekolah di sekolah ini harus berjiwa besar dalam melaksanakan tugasnya meski hanya menyandang statu honorer.

"Di sekolah ini tidak ada guru yang PNS pak, kami semua honor. Semua guru harus ikhlas dan sabar karena di sekolah ini benar benar tidak ada penghasilan," Kata dia pada Cyber88.co.id, Sabtu (28/5/2022).

Kepala Sekolah yang sudah setahun memimpin dan mengajar di sekolah ini, mengungkapkan bahwa keberadaan dirinya di sana karena merasa terpanggil.

Obet menjelaskan terkait keberadaan bangunan sekolah yang lahannya tidak jelas status kepemilikannya. Hanya saja, kata dia, Pihak Pemerintah Desa akan membuat sertifikat meskipun entah kapan.

"Entah pak apa sekolah ini bisa bertahan atau tidak, karna keberadaan sekolah kami berada diatas tanah yang belum jelas statusnya. Kalau kata pak kades katanya mau dibuatkan sertipikatnya, tapi itu entah kapan," Ungkapnya.

"Kalau bukan karena semangat berjuang untuk mengabdikan diri, tentu saya tidak mau mengajar di sekolah ini. Namun, karena kasihan melihat anak anak, jika kita tidak peduli kepada mereka lalu mau siapa lagi yang akan perhatikan mereka," Pungkas Obet. (Red/A. GUN)

Komentar Via Facebook :