Proyek Pelebaran Jalan Usaha Tani di Desa Tiyuh Wonorejo Pengerjaanya Dinilai Asal Jadi, Dikonfirmasi Kades Berang

Proyek Pelebaran Jalan Usaha Tani di Desa Tiyuh Wonorejo Pengerjaanya Dinilai Asal Jadi, Dikonfirmasi Kades Berang

CYBER88 | Tubaba -- Dalam Peraturan Kemenentrian Desa, Pembangunan Daerah dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT), nomor 7 tahun 2021 tentang pioritas pengguna Dana Desa tahun 2022 Untuk patokan penggunaan Dana Desa yaitu 40% untuk BLT-DD, Selebihnya 60% dapat di manfaatkan untuk Program Pemerdayaan untuk Masyarakat Desa. 

Rinciannya, 20% untuk Ketahanan Pangan dan Hewani, 8% untuk Mendukung, Penanganan covid 19, Seperti percepatan Sosialisasi, Sedangkan yang 32% untuk  program prioritas hasil musawarah Desa.

Realisasi dana desa tahap kesatu di Desa Tiyuh Wonorejo Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, untuk Ketahanan Pangan dan Hewani dialokasikan untuk kegiatan pelebaran jalan usaha tani.

Namun sayangnya, sejumlah pihak menilai, Proyek pelebaran jalan usaha tani itu dinilai oleh sejumlah pihak dikerjakan asal-asalan dan kurangnya keterbukaan. 

Bahkan, ironisnya, Kristianto, Kaur pembangunan yang merupakan bagian dari Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa (PPKD) yang mendapatkan pelimpahan sebagian kekuasaan dari Kepala Desa selaku pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan desa (PKPKD), saat ditemui dilokasi kegiatan mengaku tak berapa panjang dan lebarnya pembangunan jalan ini serta berapa biayanya.

"Saya tidak tau Bang berapa panjang dan lebarnya pembangunan jalan ini, dan jumlah anggaran pun saya tidak tau berapa besarnya, tentang papan informasi proyek mungkin dipasang di sebelah ujung sana Bang," ujar kristianto.

Selanjutny awak media bersama Kristianto meninjau pekerjaan lain di tempat terpisah. Di lokasi proyek nampak seorang Aparatur Tiyuh lainnya tengah memasang papan informasi proyek yang hanya dipaku di pohon karet Milik warga. Namun, saat hendak dikonfirmasi, aparat desa berinisial  AG malah pergi dengan tergesa-gesa.

Keterangan yang tertera di papan informasi proyek pelebaran jalan Tani tersebut sepanjang 2800 Meter dengan anggaran Rp.27.855.000. yang bersumber dari dana desa tahun 2022 yang dilaksanakan di bulan April ini.

Didik, Sekretaris Desa Tiyuh, saat ditemui di kantor desa menjelaskan bahwa pelebaran jalan Usaha Tani  ini ada 7 titik lokasi yang berbeda-beda.

"Pelebaran jalan Usaha Tani  ini ada 7 titik lokasi proyek Pak, dan ketujunya ada di tempat yang berbeda-beda," Kata Dia.

Sementara itu, Kepala Tiyuh Wonorejo saat dihubungi via sambungan seluler kurang merespon konfirmasi awak media. Nada bicara nya pun terdengar aga berang dan seolah menangtang pada awak media untuk memberitakan hal ini.

Bahkan, saat ditanya data penerima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) yang tak di pasang di Balai Tiyuh, nadanya bicaranya makin berang dan berkata, ”apa lagi tanya-tanya" seraya mematikan sambungan telpon. (A.GUN).

Komentar Via Facebook :