Praktek Dokter Spesialis Nyeri Yang Diduga Belum Miliki Izin Didatangi Kapus Dan Kasi Trantib
Praktek Dokter Spesialis Nyeri
CYBER88 | Karawang - Perihal adanya berita dugaan praktek dokter spesialis nyeri yang belum memiliki dokumen izin lengkap di Desa Jayakakmur, Kecamatan Jayakerta, Karawang - Jawabarat, membuat Kasi Trantib dan UPTD Puskesmas Jayakerta langsung menindaklanjutinya dengan datang ke tempat praktek dokter spesialis nyeri tersebut. Senin (30/06/2022).
Namun amat sangat disayangkan, kedatangan UPTD Puskesmas dan Kasi Trantib Kecamatan Jayakerta ke lokasi tempat praktek dokter spesialis nyeri tersebut belum bisa menemui dokter nya, dikarenakan dalam posisi tutup, namun dilokasi nampak terlihat ada beberapa pasien yang menunggu akan berobat disana.
Dalam keterangannya, Hj Nining selaku Kepala UPTD Puskesmas Jayakerta mengatakan kepada CYBER88 bahwa "Kedatangannya kelokasi praktek dokter spesialis nyeri ini untuk bertemu dengan dokternya untuk mempertanyakan perihal SIP (Surat Izin Praktek) nya, namun situasinya sedang tutup." Jelas
Dalam hal ini, Klinik, Bidan-bidan praktek, dokter praktek dan lainnya yang ada diwilayah kita merupakan bina jaringan kita (Puskesmas.red), maka dari itu kita selalu mempertanyakan perihal SIP (Surat Izin Praktek) kepada mereka..
Seandainya SiP nya sudah tidak berlaku atau kadaluarsa maka kita dari Bina jaringan menegurnya dan bila SIP nya sudah mau habis, maka kita sebagai bina jaringan mengingatkannya agar segera mengurus perpanjangan SIP nya tersebut.
Maka dari itu, kami datang ke sini untuk memastikan apakah semuanya sudah sesuai dengan prosedur atau belum, dan kalau ada kendala dalam proses SIP, kira-kira kendalanya dimana dan apa yang menjadi kendalanya hingga proses pembuatan SIP ini sampai berlarut-larut...???.
Pada kesempatan tersebutpun, Hj Atnih selaku Bina Jaringan Puskesmas Jayakerta turut menyatakan bahwa sebelumnya dokter tersebut sudah datang dan menginformasikan ke Puskesmas, perihal akan dibukanya praktek dokter yang akan dilakukannya.
Namun informasi tersebut pada saat kepemimpinan Kapala Puskesmas yang lama yaitu bapak Endang, adapun waktu menginformasikannya sekitar 1 atau 2 tahun yang lalu. Ungkapnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, dokter praktek spesialis nyeri belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi. (Hys)


Komentar Via Facebook :