Tribun Penonton di lapangan Bola Kaki Adi Luhur Sudah Retak Seribu, Warga Bilang Hanya Hamburkan Uang Rakyat
CYBER88 | Mesuji -- Pembangunan Tribun penonton yang berada di lapangan sepak bola Desa Adi Luhur Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji Lampung yang dibangun pada tahun 2019 terkesan dibangun asal jadi. Pasalnya, bangunan yang menelan anggaran puluhan juta Rupiah itu kondisinya sudah mengalami keretakan yang cukup memprihatinkan.
Dari pantauan Cyber88.co.id, tribun penonton yang dibangun menggunakan APBDES tahun 2019 itu dengan volume lebar 5 meter dan panjang 10 meter, itu mengalami keretakan hebat di sisi kanan dan kiri bangunan. Bahkan di sisi atas lantai kanan dan kiri tempat duduk penonton, sudah bayak yang retak dalam istilahnya retak seribu.
Hal ini pun mendapat komentar dari beberapa warga yang sangat menyayangkan bangunan yang baru dibangun kurang lebih 3,5 tahun itu sekarang mengalami keretakan hebat dan menurutnya, bisa membahayakan penonton bila ada turnamen ataupun kegiatan di lapangan bola Desa Adi Luhur.
Kepala Desa Adi Luhur, Budiono kepala Desa yang baru menjabat selama enam bulan juga sangat menyayangkan Bangunan Tribun penonton yang dibangun oleh Kades sebelumnya di tahun 2019 sudah pada retak.
“Saya sangat menyayangkan bangunan yang dibangun dalam kurun waktu 3,5 tahun ini sudah pada retak, “Katanya saat ditemui di kediamannya.
Meski demikian, ia menyatakan, sebagai kepala desa yang baru, kedepanya tetap berupaya untuk membenahi tribun penonton tersebut. Namun, ia juga berharap pihak terkait untuk mengevaluasi bangunan bangunan yang ada di Desa Adi Luhur.
“Himbauan saya kepada masyarakat, untuk berhati hati dan waspada bila menempati Tribun tersebut, Karna dampak keretakan dapat membahayakan masyarakatnya",Ucapnya.
Terpisah, salah satu pemuda Desa Adi Luhur yang namanya engan di sebut namanya mengatakan hal yang sama bahwa tribun penonton itu udah pada retak.
"Benar pak kalau tribun penonton itu udah pada retak. Saya selaku pemuda desa sangat menyayangkan bangunan Tribun penonton yang baru beberapa tahun sudah dalam kondisi seperti ini,” Sesal dia.
Ia menilai, dengan kondisi seperti itu, dapat membahayakan penguna tribun saat ada acara di lapangan bola Desa Adi Luhur.
“Saya selaku pemuda berharap kepada pihak terkait untuk evaluasi bangunan yang ada di Desa Adi Luhur, jangan hanya bisa membangun cuma mutunya ngak ada sama sekali, kesannya hanya menghambur haburkan uang rakyat ," Ungkapnya. (Ver)


Komentar Via Facebook :