Update Data Kemiskinan Oleh Desa di Garut Kurang Maksimal, SIKS-NG Harusnya dengan Musdes
CYBER88, Garut - Pemerintah Pusat sudah memfasilitasi validasi data kemiskinan melalui aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation). Validasi data kemiskinan ini dilakukan dua kali dalam satu tahun. Dan mekanismenya, melalui musyawarah desa (musdes) yang difasilitasi pemerintah desa bekerjasama dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan). Untuk Kabupaten Garut, Jawa Barat, validasi data kemiskinan ini rupanya tidak berjalan maksimal. Di antaranya ada empat Kecamatan yang Pemerintah Desanya kurang maksimal dalam melakukan validasi data kemiskinan tersebut. Ketua Forum Koordinasi TKSK Kabupaten Garut, H. Dedeng Hamam menjelaskan, Dari empat kecamatan itu, bahkan ada beberapa desa yang sama sekali tidak pernah melakukan validasi data ke sistem SIKS-NG sehingga update datanya nol. "Yaitu Kecamatan Cikajang, Bayongbong, Singajaya dan satu lagi lupa. Pokoknya ada empat kecamatan,"tandasnya Adapun desa yang update datanya nol misalnya di Kecamatan Cikajang yaitu Desa Padasuka. "Hampir semua desa belum sempurna, termasuk Desa Padasuka yang nol. Kalau di desa yang lain ( di Cikajang) ada yang sudah masuk," tandasnya. Akibatnya banyak data kemiskinan yang belum update, misalnya ada yang sudah tidak sesuai, kemudian ada yang pindah alamat, kemudian ada juga yang sudah meninggal. Padahal menurut H. Dedeng, musdes ini hukumnya wajib dilaksanakan desa. Karena hasil musdes yang diakui legalitasnya sebagai data resmi. Selain itu Desa memang wajib mengetahui data kemiskinan. Dari hasil musdes itulah yang nanti datanya diupload ke sistem SIKS-NG juga bukti fisiknya dikirim oleh TKSK ke Dinas Sosial untuk kemudian dikirim ke Pemerintah Pusat. Lebih lanjut H. Dedeng menjelaskan, dalam satu tahun Pemerintah memberikan kesempatan dua kali untuk melakukan validasi data kemiskinan. Yaitu pada bulan Juli dan September. H. Dedeng berharap, di tahun 2020 ini validasi data kemiskinan bisa berjalan dengan kancar dengan bantuan desa. (Koes)


Komentar Via Facebook :