Tahun Ajaran Baru, Disdikbud Siak Larang Semua Sekolah Pungut Biaya Seragam

Tahun Ajaran Baru, Disdikbud Siak Larang Semua Sekolah Pungut Biaya Seragam

CYBER88 | Siak - Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak mengingatkan kepada sekolah baik SD maupun SMP untuk tidak memungut biaya. Termasuk pemungutan biaya dengan alasan memfasilitasi pengadaan seragam sekolah. 

“Kalau sekolah itu tidak bisa lakukan penjualan apapun seperti seragam," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak Mahadar, Kamis (23/6/2022).

Dijelaskan Mahadar, sekolah tidak dibenarkan untuk memungut biaya apa
pun dalam PPDB itu sudah tertuang dalam pasal 181 dan 198 PP Nomor 17 Tahun 2010,.Dalam pasal tersebut dinyatakan, pendidik atau tenaga pendidik, komite sekolah dan dewan pendidikan, baik secara perseorangan maupun kolektif, tidak diperbolehkan untuk menjual pakaian seragam ataupun bahan seragam.

“Artinya tidak dibenarkan ada aturannya pada Pasal 181 dan 198 PP Nomor 17 Tahun 2010," ujarnya.

Selain tidak di perkenankan memungut biaya seragam sekolah, lanjut Mahadar terkait ijazah pelajar yang sudah tamat pihak sekolah dilarang untuk menahan, meskipun terdapat tunggakan uang sekolah atau semacamnya.

“Jika terdapat tunggakan konsultasi ini dengan Kepsek minta batas waktu pembayarannya, kemudian kepada pihak sekolah saya tegaskan jangan ada yang menahan ijazah muridnya tersebut karena ijazah adalah syarat mereka untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ucapnya.

Meskipun hingga saat ini laporan pungutan biaya baik ijazah maupun seragam belum ditemukan, namun pihaknya tak segan segan akan memberikan sanksi tegas apabila pihak sekolah melanggar ketentuan tersebut.

“Kemudian selama pendaftaran PPDB, baik SD maupun SMP di bawah naungan Dikbud ini gratis dan tidak dipungut biaya apapun, jika ditemukan ada sekolah yang melanggar masyarakat boleh laporkan ini ke Dikbud Siak, nanti akan kita akan beri sanksi tegas,” singkatnya. (Red/Simon)

Komentar Via Facebook :