Hamencol: Tangkap lepas para Pelaku perambah hutan TNTN, kinerja kepala balai dipertanyakan

Tiga Pelaku Perambah TNTN Dilepaskan, Kepala Balai Heru Sumantoro Memilih Bungkam

Tiga Pelaku Perambah TNTN Dilepaskan, Kepala Balai Heru Sumantoro Memilih Bungkam

Hamencol menunjuk hutan yang dirambah, namun pelaku dilepaskan oleh Balai TNTN

CYBER88 I Pelalawan - Petugas Patroli Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) menangkap 3 Pelaku perambah hutan dikawasan itu, dengan cara menumbang kayu mempergunakan mesin gergaji senso. Para pelaku yang tertangkap tangan, akhirnya dilepaskan oknum Balai TNTN.

Selain mengamankan ke-3 pelaku penumbangan hutan kawasan TNTN yang terjadi pada (13/07/22) pekan lalu, para oknum petugas Balai, juga berhasil menyita barang bukti berupa mesin Sinso.

BACA JUGA  Tommy FM : Surat Edaran Yang Dikeluarkan Balai TNTN Diabaikan dan Terkesan Mandul, Program RHL Minta Diaudit KPK RI

"Anehnya kok pelaku perambah yang diduga membuka lahan untuk kebun dilepaskan, sementara mesin Sinso ditahan sebagai barang bukti, oleh oknum-oknum pihak petugas Balai TN Tesso Nilo," ungkap tokoh Adat Ninik Mamak, Desa Lubuk Kembang Bunga Ukui, Hamencol kepada CYBER88, Minggu (17/07/22) via selulernya.

Dikisahkan dia, sebelumnya, pernah ada perambah dengan cara penumbangan hutan dikawasan itu ditangkap dan dijebloskan ke-tahanan, kenapa ke 3 orang disebut warga Toro itu dilepaskan tanpa proses hukum. Padahal dalam kasus yang sama.

Dia menyebutkan, apabila para perambah atau orang berada punya bekingan dibelakangnya, mereka bebas melakukan pembersihan lahan (stacking), bahkan dengan mengunakan alat berat excavator.

BACA JUGA  Penjualan Lahan TNTN Disinyalir Dilakukan Oknum Kades Yang Terbitkan SKT

Tapi bila perambah yang bekerja cuma sebatas cari makan, dan orang miskin, hidupnya susah, terkesan kasusnya langsung dilanjutkan hingga mendekam dalam tahanan, menunggu sidang.

"Kita menduga dalam setiap proses hukum yang dilakukan pihak Balai TNTN Pelalawan dan Pihak Gakum LHK, terkesan pilih kasih dalam melakukan penindakan. Iyah seperti contoh ke- tiga pelaku yang melakukan penumbangan dilokasi,  masa pelaku disuruh pulang, padahal sudah tertangkap tangan oleh petugas, hanya menyita Mesin Sensor," ujar Tokoh Masyarakat Desa Lubuk Kembang Bunga Ukui, kecewa.

Terkait informasi sejauh mana penangkapan itu, dan siapa cukong di balik perambahan hutan kawasan TNTN tersebut, Kepala Balai TN Tesso Nilo, Heru Sutmantoro S.Hut, M.M ketika dikonfirmasi via WhatsApp nya, Senin (19/07/22) pagi, tidak menjawab. (Tim)

Komentar Via Facebook :