Soal Bantuan 900 Juta PT SIR Ke Desa Maredan Barat, Warga Minta Transparan

Soal Bantuan 900 Juta PT SIR Ke Desa Maredan Barat, Warga Minta Transparan

Penghulu Maredan Barat Aljufri (int/ist)

CYBER88 | Siak - Masyarakat di desa Maredan Barat meminta Penghulu Maredan Barat Aljufri, terbuka dan transparan dalam pendistribusian bantuan dana kemitraan senilai Rp 900 juta.

"Saya sebagai warga di Maredan Barat meminta pak Penghulu terbuka dan transparan terhadap bantuan apapun termasuk sumbangan dari PT SIR. Agar semakin jelas kemana peruntukannya," kata salah seorang masyarakat dan meminta namanya tidak dicantumkan, Kamis (28/7/2022).

Salah satu penerima bantuan PT SIR, pihak sekolah SMA Negeri 6 membenarkan pihaknya menerima bantuan senilai sepuluh juta rupiah.

"Iya bantuannya untuk pembangunan Mushola. Kwitansinya sama mereka, ibu yang terima dana 10 juta itu disaksikan perangkat desa. Uang sudah digunakan untuk bahan bangunan dan upah tukang," kata Kepala Sekolah SMA N 6, Suratmi saat dihubungi.

Suratmi menambahkan, pihaknya menerima bantuan diketahui oleh Komite Sekolah.

"Komite mengetahui dan ketika penyerahan dana juga beliau yang menyaksikan, untuk pengerjaan Mushola itu juga beliau yang merekomendasikan tukangnya," sambungnya.

Sekedar informasi PT Surya Intisari  Raya dikabarkan menggelontorkan dana kemitraan senilai 900 juta rupiah di Desa Maredan Barat, Tualang, Siak. Informasi yang layak dipercaya menyebutkan, dana tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kampung Maredan Barat.  

"Jadi dana itu dari PT SIR, namanya dana kemitraan. Informasinya bang sekitar 900 juta rupiah, tapi secara bertahap, dan didesa dibentuk dulu koperasi. Uang dikirim lewat koperasi," kata sumber yang meminta namanya tidak dicantumkan.

Penghulu Maredan Barat Aljufri membenarkan pihaknya menerima bantuan yang disalurkan kepada beberapa pelaku UMKM dan rumah ibadah.

"Betul uang itu sudah diserahkan kepada rumah ibadah tersebut, supaya bisa dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat beribadah," kata Penghulu, Rabu (27/7/2022).

Sayangnya, penghulu tidak merinci besaran jumlah uang tunai yang disalurkan melalui koperasi tersebut.

"Untuk Gereja ada juga dibantu. Diserahkan melalui pengurus Gereja marga Siburian," sambungnya.

Terdapat empat rumah ibadah yang menerima bantuan berdasarkan informasi yang dihimpun, yakni Mushola Nurul Ikhlas senilai lima belas juta rupiah, Masjid  Irsyadul Ibad senilai tiga puluh lima juta rupiah, Gereja Tuhan Di Indonesia senilai lima belas juta rupiah dan Mushola SMA Negeri 6 senilai sepuluh juta rupiah. 

Sekedar informasi, pemerintah Kampung Maredan Barat tidak menjelaskan secara rinci tekhnis serta sektor mana saja yang diperkenankan menerima bantuan dana tunai itu. 

Komentar Via Facebook :