Gelar Bimtek, Dinas Sosial Raja Ampat Latih Kelompok Usaha Abon Ikan Kemasan di Kota Waisai

Gelar Bimtek, Dinas Sosial Raja Ampat Latih Kelompok Usaha Abon Ikan Kemasan di Kota Waisai

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat, Martha Sanadi (Tengah) didampingi para Narasumber saat pembukaan Bimtek, Jumat (5/8) Foto : (Awin Cyber88.co.id)

CYBER88 | Raja Ampat -- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat, Martha Sanadi, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pelatihan dan Pemberdayaan kelompok usaha perikanan melalui pengelolaan abon ikan kemasan.

Kegiatan Bimtek tersebut merupakan wujud dari aksi perubahan pelatihan kepemimpinan (PKA) Angkatan II PPSDM Kemendagri Regional Makassar yang diikuti oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Raja Ampat, Kailan Macap.

Untuk diketahui kegiatan tersebut merupakan satu syarat dalam mengikuti proses Pelatihan Kepemimpinan (PKA) Angkatan II PPSDM Kemendagri Regional Makassar yang diselenggarakan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Bimbingan teknis yang telah dilaksanakan itu dipusatkan di Aulah pertemuan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Raja Ampat, Jumat (5/8), dan melibatkan sejumlah kelompok usaha perikanan, yakni kelompok usaha pengelolaan Abon ikan dan jenis kelompok usaha perikanan lainya di kota Waisai, Raja Ampat.

Tampak para peserta usaha abon ikan kemasan yang dituntun oleh salah satu instruktur. Foto : (Awin Cyber88.co.id)

Sementara dalam kegiatan tersebut, juga melibatkan beberapa Narasumber dari Dinas Perikanan Raja Ampat melalui bidang terkait, Penyuluh perikanan kota Waisai dan bidang terkait pada Dinas Sosial Raja Ampat.

Pantauan media ini, para peserta langsung digiring untuk mempraktekkan cara mengolah produk dari ikan hingga pada sampai tahapan penimbangan dan pengemasan. Upaya ini dilakukan sehingga para pelaku usaha ini dapat berinovasi dan memiliki daya saing di tingkat promosi dan pemasaran.

Hal ini dinilai sangat penting karena selain pelaku usaha dapat mengolah dan menghasilkan cita rasa yang enak , label dan kemasan yang unik juga dapat menarik daya pembeli.

Kaitanya dengan perihal tersebut, Zulaida Kelibay,S.Pi, kepala bidang pengolahan, pemasaran dan daya saing hasil perikanan, Dinas Perikanan Raja Ampat, menekankan agar para kelompok pelaku usaha dapat terus meningkat produksi hingga ke pemasaran.

Mengingat sektor perikanan di Raja Ampat merupakan salah satu sektor unggulan, dan Raja Ampat juga memiliki potensi lumbung ikan yang besar, maka perlu tata kelola yang baik dalam mendorong sektor tersebut.

Dikatakan, Dinas Perikanan akan terus mensupport dengan memberikan fasilitas kepada pelaku usaha dalam mengembangkan produk yang ditekuni para kelompok pelaku usaha khususnya usaha yang bergerak pada sektor perikanan.

Sementara, Martha Sanadi,Kepala Dinas Sosial Raja Ampat, dalam sambutannya mengatakan, para kelompok usaha ini harus menjunjung tinggi kekompakan dalam bekerja.

Hal ini kata Martha, satu kelompok akan menjadi lebih kuat apabila memiliki manajemen yang baik dalam pengelolaan usaha yang dirintis. Selain itu, Martha juga berharap agar pelaku usaha ini dapat terus eksis.

“Saya berharap, agar tetap menjaga kekompakan dalam kelompok. Kelompok usaha juga harus memiliki manajemen yang baik, baik dari sisi organisasi, pengelolaan hingga sampai kepada pemasaran;" harap Martha.

Terdapat tiga prodak yang dipraktekkan dalam kegiatan bimbingan teknis tersebut, diantaranya prodak pembuatan sistick, pembuatan abon ikan dan juga kerupuk ikan. [A.M[

Komentar Via Facebook :