Empat Desa di Kecamatan Jrenggik Terendam Banjir
CYBER88 | Madura -- 220 Rumah warga di empat desa Kecamatan Jrenggik, Kabupaten Sampang, Madura, terendam banjir dengan ketinggian sekitar 40-65 cm dari luapan air Sungai Konang.
Banjir empat desa tersebut meliputi empat dusun di Desa Penyepen, satu dusun di Desa Margantoko dan Desa Majengan serta Desa Taman, masing-masing satu dusun.
Banjir ini disebabkan hujan deras di wilayah utara Kecamatan Tambelangan Sampang dan Kecamatan Konang Bangkalan. Sehingga Sungai Konang ini tak mampu menampung air yang begitu deras.
Jalan provinsi yang dari Bangkalan menuju Sampang tertutup Banjir, Lalin merambat sehingga luapan air masuk ke sawah dan pemukiman warga. Selain merendam sawah dan pemukiman warga, akses jalan nasional Bangkalan-Sampang juga terendam banjir sepanjang 2 KM. Luapan air mulai masuk sekitar pukul 04.00 WIB.
"Berdasarkan data yang kami himpun dari babinsa dan dari kepala desa setempat, ada empat desa yang terdampak luapan Sungai Konang ini," kata warga sekitar, Rabu (26/10/2022).
Berdasarkan data yang dihimpun, dari 220 rumah warga terendam banjir luapan Sungai Konang ini, 51 rumah tersebar di dua dusun Desa Panyepen. Dan 170 rumah lainya di satu dusun Desa Margantoko.
Jalur Nasional Sampang-Bangkalan Banjir, Kendaraan Kecil Diimbau Tak Melintas.
"Untuk korban material dan korban jiwa nihil. Banjir luapan sungai ini kebanyakan merendam persawahan warga yang dalam kondisi tanpa tanaman karena sudah melewati masa panen," tambahnya.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Asroni menyebut selama ini lokasi tersebut salah satu daerah yang berpotensi banjir. Hal ini disebabkan cuaca hujan saat musim hujan relatif cukup tinggi.
"Sekarang ini memang masuk musim hujan dan cuaca ekstrem dengan intensitas hujan cukup tinggi. Sehingga daerah yang berpotensi banjir ada di tepi sungai," ungkap Salim mengimbau masyarakat berhati-hati dan bisa menghadapi cuaca ekstrem saat ini. (Bahrul)


Komentar Via Facebook :