Tiga Pekan Diperbaiki Jalan Gunting Saga sampai Tanjung Leidong Kembali Rusak, Masyarakat Protes
CYBER88 I Labura – Kerusakan ruas jalan Gunting Saga – Tanjung Leidong, tepatnya di Dusun Tanjung Sari 2, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara menyisakan pertanyaan bagi warga sekitar. Sebab, jalan tersebut belum lama diperbaiki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan menggunakan hotmix.
Warga sekitar merasa heran dengan kondisi aspal yang sudah mengelupas dan menyisakan retakan-retakan.
“Yang saya tahu baru 3 minggu diperbaiki, sekarang aspal sudah rusak lagi, kok cepat rusak amat ya, diduga pemborong aspal mau dapat untung besar” ujarnya Kamis (10/11/2022).
Ia menduga, kerusakan terjadi karena kualitas bahan material aspal yang digunakan untuk pengaspalan kurang maksimal.
“Apalagi kalau musim hujan, bahan material aspal tergenang air jadi cepat rusak, ditambah lagi mobil yang melintas dalam mengangkut hasil pertanian seperti kelapa sawit melebihi tonase,” ungkapnya.
Selain kondisi aspal ruas Jalan Tanjung Pasir kerusakan juga terjadi di jalan lintas area perkebunan PTPN III Kebun Membang Muda, kerusakan juga sudah terlihat di sejumlah titik lainnya di jalur tersebut yang juga belum lama diperbaiki perawatan jalannya.
“Perbaikan dengan cara pengaspalan saya rasa hanya menghamburkan anggaran saja. Karena tidak sampai satu bulan, aspal nya sudah rusak lagi,” jelas salah satu warga setempat.
Warga dan pengguna jalan pun meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labura dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU), menggunakan aspal yang berkualitas untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan.
“Pemeliharaan dilakukan, karena jalan ini harus diperhatikan. Walau sifatnya sementara, seharusnya kualitas aspal diutamakan agar kondisi jalan yang dipelihara tetap bagus sampai tahun depan,” tukas warga Tanjung Pasir.
Terpisah, hal ini ditanggapi masalah kerusakan jalan yang baru diperbaiki oleh Pengawas PU Labura Bapak I.Sitorus, tentang kerusakan jalan lintas Tanjung Pasir.
"Dalam Minggu ini akan diperbaiki, kerusakan jalan tersebut kondisi tanah yang lembut (tanah lempung) padahal sudah kita gali hampir dua meter dan bahkan kami semen supaya ketahanan aspal bagus," terangnya.
"Ketebalan aspal sesuai dengan anggaran, ketebalan aspal kita buat 5 centimeter bahkan sebelum pengaspalan kita gali bagian jalan yang tanahnya lempung dan masyarakat disana juga mengetahuinya, " ucap pengawas PU mengakhiri.


Komentar Via Facebook :