Walikota Cilegon Hadiri Louncing DASHAT Program Bapak Asuh Anak Stunting
CYBER88 | Cilegon – Kelurahan Gerem kembali membuat program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Anak Stunting) melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) untuk mengurangi angka stunting.
Kegiatan diadakan di Posyandu Pisang 2 Linkungan Kembang Sawo RW 11 Kelurahan Gerem Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Kamis (10/11/2022)
Program DASHAT ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi angka stunting yang ada di Kota Cilegon khususnya di Kelurahan gerem. Adapun nantinya DASHAT ini akan bertugas menjadi penyedia/ sumber makanan utama bagi anak anak stunting yang ada di Kelurahan Gerem.
Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian membuka Launching Program DASHAT yang akan berjalan selama 6 bulan tersebut.
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, "Semoga dengan adanya program ini angka stunting di Kota Cilegon bisa terus ditekan, karena Kota Cilegon sendiri telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah Provinsi Banten atas raihan kota yang mampu menekan angka stunting di Provinsi Banten,selain itu Kota Cilegon memiliki banyak Industri dan perusahaan yang diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah Kota Cilegon untuk mendukung program - program stunting di Kota Cilegon," ucapnya.
Hadir dalam acara tersebut Kadis DP3AP2KB Kota Cilegon, Agus Zulkarnaen Kepala Dinas Kesehatan,Drg Ratih Purnamasari, Camat Grogol Jajat Sudrajat, Lurah Rawa Arum Saptunji, Lurah Grogol, Suherman, Lurah Gerem Rahmadi Ramidin, perwakilan perusahaan, Tokoh Masyarakat lingkungan Kembang Sawo, serta para kader posyandu
Di kesempatan ini Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin, mengatakan program DASHAT tersebut, akan berjalan selama 6 bulan di mulai dari hari ini, kader yang di dampingi pihak gizi puskesmas grogol, akan mengelola makanan dan bagikan kepada anak penderita stunting sebanyak 22 orang anak.
"Sebelumnya jumlah anak Stunting di kelurahan gerem berjumlah 114 anak, setelah kita melakukan program Permata Anting jumlahnya menurun dan sisanya 53 anak, hampir kurang lebih 60% dari target. kini kita melakukan program DASHAT dengan mengandeng industri untuk sama-sama menjadi Bapak asuh untuk 22 anak stunting ini.
"Pemberian makan ini di lakukan di siang hari di posyandu pisang 2, dan jika anak stunting yang rumahnya jauh pemberian makan akan diantarkan ke rumahnya dan akan terus di pantau perkembangannya jika anak tersebut, sudah cukup terpenuhi gizi dan berat badannya akan kita alihkan ke anak stunting yang lainnya," ungkapnya.
Sementara itu, Kadis DP3AP2KB Kota Cilegon, Agus Zulkarnaen, menghimbau agar program percepatan penanganan stunting tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak bukan hanya tanggung jawab pemerintahan tetapi juga industri hingga kelurahan.
"Kelurahan Gerem berinisiatif dalam mengurangi jumlah stunting di kota Cilegon karena stunting bukan hanya menjadi peranan pemerintah, akan tetapi peranan dari semua pihak, seperti kelurahan, industri juga ikut berperan. dengan menjadi bapak asuh, saya berharap dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kota Cilegon Khususnya Kelurahan Gerem," Pungkasnya.


Komentar Via Facebook :