Pasca Ledakan, Pelayanan dan Tahanan Polsek Dipindahkan ke Polrestabes
CYBER88 | Bandung – Pasca rusaknya Mapolsek Astana Anyar akibat bom bunuh diri, seluruh pelayanan masyarakat serta 6 tahanan yang mendekam di sel dipindahkan sementara ke Polrestabes Bandung. Selain itu, petugas kepolisian juga akan membuka kembali jalan raya agar aktivitas pasar tidak terganggu.
Hingga Rabu (7/12) malam, Mapolsek Astana Anyar masih dijaga ketat oleh anggota Sabhara Polrestabes Bandung pasca aksi radikalisme bom bunuh diri. Nampak halaman depan polsek astana anyar dipasang garis polisi serta ditutup rapat oleh petugas.
Pelayanan masyarakat dan juga enam tahanan yang mendekam di sel Polsek Astana Anyar juga dialihkan sementara ke Polrestabes Bandung. Hal ini dikarenakan fasilitas yang ada di halaman mapolsek hancur akibat ledakan bom.
“Selain mengalihkan pelayanan, petugas juga akan lembali membuka Jalan Raya Astana Anyar agar aktivitas pasar di sekitar lokasi kembali normal,” kata Kombes. Pol. Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Jabar.
Lebih lanjut, guna menjaga keamanan masyarakat, petugas kepolisian juga besok akan bersiaga di depan lokasi kejadian.
“Besok pelayanan akan dipindahkan ke Polrestabes Bandung, untuk memudahkan masyakarat akan ada petugas yang berjaga di depan Mapolsek untuk mengarahkan warga ke Polrestabes," lanjutnya.
Untuk rekayasa lalu lintas sendiri, nanti malam akan dibuka kembali Jalan Astana Anyar yang sempat ditutup.
" Mengingat nanti subuh akan ada aktivitas pasar, Jalan Astana Anyar sendiri akan dibuka kembali," ungkapnya menambahkan.
Seperti diketahui, dipindahkannya layanan tersebut akibat banyaknya fasilitas Mapolsek Astana Anyar rusak pasca ledakan, seperti pintu, kaca, serta listrik yang mati.


Komentar Via Facebook :