Launching Aplikasi 'Stunting' Care Kota Cilegon
Louncing Aplikasi Stunting Care Kota Cilegon(15/12/2022)
CYBER88 | Cilegon – Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting dengan memanfaatkan Teknologi, Informasi dan Komunikasi di Kota Cilegon, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) membangun sebuah sistem berupa aplikasi Stunting Care Genre Kota Cilegon.
Aplikasi stunting care yang merupakan hasil kreatifitas serta inovasi para remaja yang tergabung dalam forum Genre Kota Cilegon itu secara resmi dilaunching oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang disaksikan Plt Kepala BKKBN Provinsi Banten Nur Rizki dan Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Agus Zulkarnain bertempat di The Royale Krakatau, Kamis (15/12/2022).
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi setinggi - tingginya kepada Genre Kota Cilegon yang telah berkontribusi untuk membantu menekan angka stunting di Kota Cilegon.
"Saya sangat mengapresiasi atas kerja keras dari Genre Kota Cilegon yang telah membuat sistem aplikasi stunting care ini, dimana aplikasi ini sangat membantu dalam memberikan informasi tentang stunting di Kota Cilegon sehingga Kota Cilegon dapat menekan angka stunting tersebut," ucapnya.
Lebih lanjut, Helldy menghimbau agar aplikasi stunting care dapat digunakan dengan maksimal.
"Saya sangat bangga bisa launching aplikasi stunting care ini, karena di dalam aplikasi tersebut sudah terhubung dengan call center Kota Cilegon yaitu 112, selain itu di dalam aplikasi ini juga terdapat panduan - panduan tentang genre dimana hal itu sangat berguna, oleh karena itusaya minta agar aplikasi ini dapat digunakan secara maksimal jangan hanya dilaunching saja," ungkapnya.
Helldy berharap aplikasi ini dapat terus disosialisasikan secara luas kepada masyarakat Cilegon.
"Kembangkan aplikasi ini dengan baik, dan sosialisasikan kepada masyarakat Cilegon secara luas agar supaya masyarakat yang belum tau tentang stunting dapat mengetahui, sehingga angka stunting di Kota Cilegon dapat terus turun setiap tahunnya dan tidak ada lagi anak - anak Cilegon yang kurang gizi," harapnya.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Agus Zulkarnain mengklaim jika aplikasi stunting care ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat Cilegon.
"Tujuan dari launching aplikasi ini yaitu untuk memberikan informasi terkait stunting yang ada di kota Cilegon, aplikasi ini juga sudah dapat diunduh melalui playstore secara gratis sehingga dengan aplikasi ini masyarakat dapat berperan serta dalam melakukan pencegahan stunting di Kota Cilegon," pungkasnya.
Dr. Nur Rizky Permana Jati MH., PLT Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten menambahkan, aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terkait dengan stunting karena aplikasi ini ternyata berkoneksi pertama dengan aplikasi elektronik siap nikah dan hamil, kemudian juga di sini ada pemetaan wilayah di mana ada dapur dasyat dan ada dasbort diwilayah- wilayah yang memang ada keluarga resiko stunting, anak stuntingnya.
"Jadi kalau untuk mencari rujukan kemudian untuk memberikan bantuan dan melihat progres intervensi yang dilakukan kita bisa langsung masuk ke aplikasi ini. ini sangat inovatif dan saya sangat mengapresiasi sekali untuk Pemda Kota Cilegon yang dari awal sudah berkoordinasi dengan kami di perwakilan BKKBN untuk bisa dilouncingkannya aplikasi Stunting Care di Kota Cilegon," tutupnya.


Komentar Via Facebook :