Ratusan Liter BBM Diduga Diamputasi Oknum, Para Sub Penyalur di Wilayah Misool Rugi Besar
Foto ketika BBM didistribusikan oleh Agen Penyalur menggunakan kapal tanker kepada Sub Penyalur di Wilayah Misool, Raja Ampat (Foto: Istimewa Cyber88.co.id)
CYBER88 | Raja Ampat -- Sejumlah sub penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Misool, Kabupaten Raja Ampat rugi besar lantaran BBM yang disalurkan tidak sesuai dengan ukuran yang dibayarkan oleh sub penyalur.
Diketahui puluhan bahkan ratusan liter BBM jenis Pertalite dan Pertamax disunat (dikurangi) oleh oknum-oknum tertentu pada setiap kali BBM didistribusi kepada sub penyalur. Hal ini diungkapkan oleh, Man, salah satu sub penyalur BBM di wilayah Misool, ketika ditemui di Kota Waisai, Raja Ampat,Kamis (22/12) beberapa hari lalu.
Menurut penuturannya, bukan hanya dirinya, melainkan ada rekan sub penyalur lainnya di Misool yang BBM-nya tak sesuai ukuran yang dibayarkan kepada agen.
"Kalau pengurangan ini hanya 1,2 atau 3 liter masih bisa dimaklumi. Tapi dalam 1 drum kadang berkurang sampai belasan liter. Bayangkan saja kalau BBM misalnya kita pesan 3-4 ton. Dalam setiap drum dikurangi puluhan bahkan belasan liter saja, maka kita mengalami kerugian yang sangat besar." Ucap Man dengan nada kesal.
Kaitannya dengan persoalan tersebut Man meminta kepada Dinas Perdagangan Kabupaten Raja Ampat agar meningkatkan pengawasan BBM yang didistribusikan oleh agen kepada sub penyalur di Raja Ampat terutama di Wilayah Misool.
Menurut dia, ada oknum atau mafia yang coba mengamputasi ratusan liter BBM ketika BBM hendak disalurkan kepada sub penyalur. Bahkan kata dia, Pemerintah daerah, dalam hal ini dinas terkait dapat mengeluarkan surat peringatan kepada agen penyalur BBM di wilayah Raja Ampat agar pendistribusian sesuai dengan ukuran yang telah dibayarkan oleh sub penyalur.
Jika hal ini dibiarkan,maka akan berefek kerugian kepada para sub penyalur. Hal ini juga dikhawatirkan akan berefek kepada para konsumen, yakni masyarakat di Kabupaten Raja Ampat, apabila para sub penyalur tidak lagi mengorder BBM di kampung di wilayah Raja Ampat.


Komentar Via Facebook :